BolaSkor.com - Krisis finansial yang tengah melanda tak membuat Barcelona minder bersaing dengan klub besar lain dalam perburuan Erling Haaland. Blaugrana akan coba mendatangkan bomber Borussia Dortmund tersebut pada musim panas mendatang.

Barcelona terlilit utang dengan jumlah fantastis sekitar 1,2 miliar euro yang sebagian besar segera jatuh tempo. Andai tak mampu membayar, klub kebanggaan masyarakat Catalunya itu bisa mengalami kebangkrutan.

Namun sebuah nada optimisme dihembuskan salah satu calon presiden Barcelona, Toni Freixa. Ia yakin mampu membawa klub keluar dari krisis andai terpilih dalam pemilihan yang berlangsung pada 7 Maret mendatang.

Baca Juga:

Titik Terang Manchester United soal Transfer Erling Haaland

Siasat Arsenal agar Erling Haaland Tidak Gabung Chelsea

Real Madrid Lewatkan Kesempatan Gaet Haaland ketika Masih Seharga Rp136 Miliar

Erling Haaland

Tak sampai di situ, Freixa berjanji mendatangkan bintang anyar untuk mengembalikan kejayaan Barcelona. Salah satunya adalah Haaland.

“(Mendatangkan Haaland) itu sangat mungkin dan harus dilakukan Barca. Gabungkan pemain yang dapat membuat perbedaan," kata Freixa kepada RAC1.

Haaland memang tengah mencuri perhatian setelah menunjukkan produktivitas gol di atas rata-rata. usianya yang belum genap 21 tahun juga menjadi nilai tambah.

Namun Barcelona tidak akan mudah untuk mendaratkan Haaland ke Camp Nou. Mereka harus bersaing dengan klub-klub kaya yang juga tertarik menggunakan jasa [enyenag berkebangsaan Norwegia tersebut.

Beberapa klub yang dikaitkan dengan Haaland adalah Real Madrid, Manchester United, dan Chelsea. Kondisi finansial ketiga klub tersebut tentu jauh lebih baik ketimbang Barcelona saat ini.

Fakta tersebut membuat pernyataan Freixa menjadi sebuah omong kosong. Ia seperti hanya memberi janji surga demi menarik simpati dari para pemilik hak suara.

Apalagi Freixa tak menjelaskan secara detail strateginya untuk mewujudkan hal tersebut. Ia memilih menjalankan operasi senyap.

“Kami tidak akan pernah berbicara tentang pemain sampai kami mempresentasikan mereka. Ini adalah strategi yang buruk karena Anda membantu klub lain yang melangkahi Anda dalam negosiasi di meja." pungkasnya.