BolaSkor.com - Barcelona dikabarkan Sport menolak tawaran selangit untuk bintang mudanya, Ansu Fati. Penolakan tersebut datang langsung dari sang presiden, Josep Maria Bartomeu.

Barcelona dikabarkan menerima tawaran 100 juta euro atau setara Rp1,59 triliun dari klub yang tidak disebutkan namanya. Tawaran tersebut terbilang tinggi untuk pemain yang baru berusia 17 tahun.

Namun, Barcelona tidak tergoda dengan uang yang diberikan. Melalu rapat virtual dengan dewan kub pada Kamis pekan ini, Josep Maria Bartomeu menegaskan Ansu Fati tidak dijual.

Baca Juga:

Bukan Lionel Messi, Inter Berminat Tukar Lautaro Martinez dengan Griezmann

Barcelona Siap Korbankan Griezmann untuk Pulangkan Neymar

Paul Pogba Jadi Kartu As Manchester United Rekrut Antoine Griezmann

Ansu Fati

Ansu Fati adalah pemain jebolan La Masia yang banyak mendapatkan sanjungan. Ia menjadi pencetak gol termuda untuk Barcelona di LaLiga setelah mencatatkan nama di papan skor saat melawan Osasuna. Ketika itu, Ansu Fati baru berusia 16 tahun 304 hari.

Setelah itu, sinar Fati tidak meredup. Ia kembali menjadi pencetak gol termuda untuk Barcelona. Kali ini, ajangnya adalah Liga Champions. Fati mendulang gol pada usia 17 tahun 40 hari.

Tidak heran, Ansu Fati mendapatkan pergatian khusus dari Lionel Messi. La Pulga berharap, Ansu Fati akan terus bersinar di masa depan.

"Saya sangat menyukainya dan mencoba membantu dan mendukungnya. Dia pemain luar biasa dan punya apa yang diperlukan untuk sukses," ucap Messi beberapa waktu lalu.

"Namun, jika melihat melalui penglihatan saya, saya ingin Barcelona membawanya secara bertahap, seperti yang mereka lakukan pada awal karier. Saya mengambil hal-hal baik dan muda tanpa ada tekanan."

"Anda harus ingat dia baru berumur 16 tahun. Saya berharap dia terus menikmati dan perbincangan di sekitar tidak berdampak negatif kepadanya. Sebab, dia memiliki kualitas menjadi satu di antara yang terbaik," umbar Messi.

Ansu Fati masih terikat kontrak dengan Barcelona hingga Juni 2022. Pemain 31 tahun tersebut banyak mendapatkan kesempatan karena Barca belum menemukan pemain sayap yang diinginkan.