BolaSkor.com - Legenda Manchester United, Ryan Giggs, akan memulai perjalanan pertamanya sebagai pelatih kepala di ajang China Cup 2018. Giggs akan memimpin Timnas Wales untuk menghadapi tim besutan Marcello Lippi, Timnas Tiongkok, pada laga yang berlangsung 22 Maret 2018 di Nanning.

Giggs sedianya juga pernah menjadi manajer interim Man United di paruh kedua musim 2013/14, ketika petinggi klub mendepak David Moyes karena kinerjanya yang kurang memuaskan dalam meneruskan pekerjaan Sir Alex Ferguson, yang pensiun di tahun 2013. Namun saat itu, Giggs hanya sebentar melatih dan tidak merasakan sepenuhnya rasa melatih klub atau timnya sendiri dari awal musim.

Kini, dunia akan melihat kiprah mantan penyerang sayap asal Wales itu beraksi di area teknis, bukan lagi rumput hijau dalam sebuah pertandingan. Lawannya pun tidak main-main. Kendati peringkat FIFA Wales dan Tiongkok berbeda jauh, namun, pengalaman melatih Lippi dan Giggs sangat berbeda bak bumi dan langit.

Lippi (69 tahun) sudah 16 kali melatih tim yang berbeda dengan kesuksesan terbesar, meraih titel Piala Dunia 2006 bersama Timnas Italia dan Liga Champions 1996 bersama Juventus. Sementara Giggs baru mulai melatih. Ketika dimintai saran untuk Giggs, Lippi pun menjawabnya dengan sederhana.

"Saya pikir dia (Giggs) tidak membutuhkan saran apapun dari saya. Dia sempat dilatih pelatih terbaik dunia, Sir Alex Ferguson (di Man United). Dia hanya perlu belajar darinya," ucap Lippi, diberitakan BBC Sport, Rabu (21/3).

Sepanjang karier sebagai pesepakbola profesional, Giggs memang dibesarkan oleh Ferguson di Man United. Di mata Giggs, Ferguson memang pelatih yang sangat berandil besar dalam mengembangkan kariernya. Melawan Lippi, Giggs sudah sering merasakannya sebagai pemain di era 90-an, ketika Juventus bertemu Man United di Liga Champions.

"Akan hebat di laga pertama saya, saya akan melawan salah satu pelatih terbaik," ucap Giggs menjelang pertemuannya dengan Lippi.

Lippi pun membalas ucapan Giggs, dengan mendoakan yang terbaik dalam kariernya sebagai pelatih. Menurut Lippi, Giggs merupakan sosok pria yang sangat kuat ketika aktif bermain di masa lalu.

"Saya ingin bertemu Ryan Giggs karena saya mengingatnya ketika saya menjadi pelatih Juventus, di akhir 90-an kami memainkan banyak laga di Liga Champions. Juventus sering bertemu Man United. Dia pemain yang luar biasa hebat, sangat kuat, saya benar-benar menyukainya," tutur Lippi.

"Saya harap dia akan menjadi pelatih yang sangat bagus. Saya mendoakannya yang terbaik," sambung Lippi mendoakan Giggs. Pemenang laga Tiongkok kontra Wales nantinya akan melawan pemenang pertandingan Uruguay melawan Republik Ceko, dan laga final akan berlangsung pada Senin, 26 Maret 2018.