BolaSkor.com - Mantan pelatih Timnas Filipina, Thomas Dooley berharap kembali dipekerjakan Federasi Sepak Bola Filipina (PFF) sebagai arsitek Azkals. Thomas Dooley bukan lagi pelatih sejak kontraknya berakhir pada 31 Maret.

Selama empat tahun, Thomas Dooley sudah membawa Timnas Filipina menjadi tim yang diperhitungkan. Tak hanya di regional Asia Tenggara, tapi juga Asia.

Posisi Filipina di ranking FIFA menjadi salah satu bukti. Filipina bahkan cukup lama menjadi negara Asia Tenggara terdepan di ranking FIFA, sebelum Vietnam menyalip dan saat ini ada di peringkat 102 atau 13 tingkat di atas Filipina.

Terakhir ia membawa Filipina lolos untuk pertama kali ke putaran final Piala Asia. Filipina akan terlibat di Piala Asia 2019 di Uni Emirat Arab.

Harapan disampaikan mengingat PFF akan mengumumkan pelatih Timnas Filipina, yang rencananya pada 14 Juni. Rencana ini dibuat untuk menyambut Piala AFF 2018, di mana Filipina berada di Grup B bersama Thailand, Indonesia, Singapura, dan pemenang kualifikasi serta Piala Asia 2019.

"Menurut saya, mereka tidak membutuhkan pelatih baru. Mereka harus mendukung pelatih lama. Saya sudah 30 tahun dalam sepak bola dan yang saya minta mereka mengikuti rencana dan membantu pelatih mendapatkan apa yang diinginkan," katanya dikutip dari The Borneo Post.

"Jogi (Joachim) Loew sudah 12 tahun sebagai pelatih Jerman. Ia membutuhkan delapan tahun untuk memenangkan turnamen pertamanya, dengan konsisten, disiplin, organisasi, dan delegasi," jelas pelatih yang sempat menjadi asisten Jurgen Klinsmann di Timnas Amerika Serikat.

Thomas Dooley sebelumnya mengaku meminta agar jadwal liga tak mengganggu atau memberatkan persiapan Timnas. "Dalam kualifikasi melawan Yaman, ada delapan pemain yang cedera dan tujuh yang cedera melawan Nepal. Tapi kami masih bisa lolos lewat pertandingan terakhir karena pemusatan latian luar biasa, penuh energi, dan positif."

Ia juga mengutarakan kekecewaan karena kontraknya tak diperpajang dan rencana PFF merekrut pelatih baru. "Kenapa harus mengganti pelatih jika panah menunjukkan arah naik? Anda melakukan jika tim tidak berhasil."

"Itu sangat mengecewakan, tentu saja. Sedih. Sama seperti sahabatmu mencuri sesuatu darimu. Saya tahu dalam sepak bola ada hal-hal terjadi dengan cepat, tapi saya juga harus membela diri. Ini tentang reputasi saya," ujarnya.