BolaSkor.com - Dua pelatih klub top LaLiga, Real Madrid dan Barcelona, punya pendat berbeda soal memainkan partai LaLiga di Amerika Serikat. Satu mendukung, sementara yang lainnya menolak.

Wacana memainkan pertandingan LaLiga di Amerika Serikat menjadi kontroversi di Spanyol. Sejumlah kesebelasan mendukung rencana tersebut, sementara lainnya merasa keberatan.

Bukan tanpa alasan, sejumlah masalah berpotensi mengganggu LaLiga pada masa depan. Termasuk di antaranya kelelahan pemain hingga potensi cedera.

Sebelumnya, sejumlah pemain telah menolak rencana tersebut. Mereka menilai kebijakan LaLiga itu merugikan kondisi para pemain.

Pelatih Real Madrid, Julen Lopetegui, termasuk yang yang tidak setuju dengan rencana LaLiga memainkan partai di Amerika Serikat. Menurutnya, hal itu bisa menganggu keseimbangan LaLiga.

"Saya tidak setuju dengan rencana LaLiga bermain di Amerika Serikat. Menurut saya, hal itu bisa mengganggu keseimbangan kompetisi," ujar Lopetegui di situs resmi Real Madrid.

"Keputusan tersebut bisa membuat LaLiga tidak adil bagi sebagian tim. Menurut saya, setiap tim harus bermain di negara yang sama," lanjut Loptegui.

Ernesto Valverde yang menangani Barcelona tidak setuju dengan anggapan tersebut. Menurut Valverde, dia belum pernah bertanding di Amerika Serikat sehingga tidak berhak menilai.

"Saya tidak tahu apakah bermain di Amerika Serikat akan lebih berat. Barcelona tidak pernah menghadapi Girona di Miami sebelumnya," ujar Valverde.

"Setelah pertandingan tersebut, saya bisa memberitahu Anda semua. Namun, saya bisa memastikan kami tidak menang dengan mudah di markas Girona pada musim lalu," imbuh Valverde.

Sejauh ini, Barcelona merupakan satu di antara tim LaLiga yang sepakat bermain di Amerika Serikat. Laga Blaugrana kontra Girona akan berlangsung di Miami pada Januari 2019.