BolaSkor.com - Tantangan sebenarnya telah menanti Persebaya Surabaya. Kemenangan atas Persela Lamongan di pekan 19 Liga 1 2018 belum menjadi jaminan Persebaya sudah bangkit. Persebaya menghadapi ujian melawan Barito Putra di Stadion 17 Mei, Minggu (12/8). Sayangnya, Persebaya kehilangan David Aparecido da Silva sebagai ujung tombak.

Sempat mendapat cibiran, David da Silva menjelma menjadi predator ganas. Dari 14 pertandingan yang dilakoni, penyerang asal Brasil itu telah mencetak 11 gol. Atau 37, 9 persen dari total gol Green Force yang menyentuh angka 29.

Artinya, kontribusi pemain asal Brasil itu untuk Persebaya tersebut cukup besar. Torehan gol David da Silva terpaut jauh dengan rekan setim lainnya. Irfan Jaya sendiri baru mengemas lima gol. Tapi, dia dipastikan tidak bisa menambah perolehan golnya lantaran membela Timnas Indonesia U-23 di Asian Games 2018.

Pun demikian dengan Osvaldo Haay dan Rendi Irwan yang mengumpulkan dua gol. Sisanya masih belum beranjak dari satu gol. Yakni Ferinando Pahabol, Robertino Pugliara, Ricky Kayame, Misbakus Solikin, Abu Rizal Maulana, Fandry Imbiri, Rishadi Fauzi, Fandi Eko Utomo, dan pemain yang telah terpental, Sidik Saimima.

Kondisi ini tentu menjadi tantangan bagi caretaker pelatih Persebaya Bejo Sugiantoro untuk mencari pengganti David da Silva. Bejo berharap absennya Da Silva bisa dimanfaatkan pemain lain untuk unjuk kebolehan.

“Ia salah satu striker terbaik di kompetisi saat ini. Kami tentu merasakan absennya dia karena akumulasi. Kami sudah siapkan pemain yang bisa menutup lubang ini. Barisan penyerang kami semuanya dalam kondisi fisik yang bagus dan siap memberikan yang terbaik untuk tim,” beber Bejo.

Jika menengok ke belakang saat dipoles Angel Alfredo Vera, Persebaya kerap memasang Ricky Kayame atau Rishadi Fauzi. Mantan libero tangguh timnas Indonesia ini pun mengaku menyiapkan kedua nama tersebut.

“Saya sudah memiliki gambaran pola seperti apa yang diterapkan nanti. Cuma saya akan maksimalkan sekali sesi latihan di Banjarmasin nanti sebelum menentukan starting eleven,” tandas Bejo. (Laporan Kontributor Kurniawan/Surabaya)