BolaSkor.com - Bek tengah Sampdoria, Joachim Andersen, menjadi rebutan dua klub asal London Utara, Arsenal dan Tottenham Hotspur, di bursa transfer musim panas ini. Menanggapi ketertarikan klub-klub Eropa lainnya, Andersen memberi kabar bagus untuk tim-tim peminat.

Pemain berusia 23 tahun asal Denmark tidak menutup kemungkinan hengkang dari Sampdoria, klub yang sudah dibelanya dari tahun 2017. Andersen menilai sudah saatnya ia meningkatkan level bermain di klub berbeda.

"Ini bisa jadi waktu bagi saya untuk mengembangkan karier saya. Saya mencintai masa-masa saya di Sampdoria - fans, presiden, staf, pemain, kota - tapi mungkin ini waktunya beranjak untuk terus berkembang," tutur Andersen kepada Goal.

"Ada beberapa ketertarikan klub dari liga terbesar Eropa yang sedang berdiskusi dengan agen saya, dan saya akan segera memberi keputusan bersama dengan keluarga dan agen saya," lanjutnya.

Baca Juga:

Agen Gelandang Arsenal Kirim Kode untuk AC Milan

Musim Cristiano Ronaldo Buruk dan Tidak Sebagus Fabio Quagliarella

Dua Klub Serie A Rilis Jersey Khusus Simbol Persahabatan

Joachim Andersen

Liga terbesar Eropa itu bisa jadi Premier League yang memang dikenal sebagai liga terbaik dunia. Bermain di liga terbaik Eropa itu menjadi impian bagi mantan bintang Twente (2013-2017) tersebut.

"Saya punya mimpi bermain untuk klub-klub terbesar dunia dan liga-liga terbesar dunia - saya cukup beruntung sudah bermain di salah satu liga tersebut," imbuh Andersen.

"Saya pikir saya punya wawasan sepak bola yang cukup luas dan saya tidak melihat mengapa saya tak bisa beradaptasi dengan kebanyakan liga - tapi saya tidak berkata semua itu akan mudah."

Tak mau menjadi 'kacang lupa kulit', Andersen tidak gegabah hengkang dari Sampdoria lalu mengajukan permintaan transfer atau memaksakan kehendaknya. Dia sangat berharap Sampdoria mendapatkan dana yang sesuai keinginan mereka kala menjual Andersen.

"Sangatlah penting bagi saya bahwa Sampdoria juga bisa merasakan keuntungan dari transfer sesungguhnya. Semua ini tidak soal saya," tambah Andersen.

"Saya memiliki begitu banyak rasa terima kasih untuk klub yang hebat ini. Tanpa Sampdoria, saya tidak akan punya peluang mencapai titik ini," lanjut dia.

Tak lupa, Andersen mengapresiasi Marco Giampaolo, eks pelatih Sampdoria, yang berkontribusi mengembangkan kemampuannya di Serie A, Italia. Giampaolo kabarnya akan segera ditunjuk jadi pelatih AC Milan.

"Dia (Giampaolo) memainkan peranan besar dalam perkembangan saya. Dia dikenal sebagai salah satu yang terbaik di Italia ketika itu urusannya soal mengatur pertahanan. Saya banyak belajar darinya dan dia menjadikan saya pesepakbola yang lengkap," pungkas Andersen.