BolaSkor.com - Kapten Persib Bandung, Supardi Nasir angkat bicara mengenai aturan tanpa degradasi yang diterapkan di Liga 1 2020. Menurutnya aturan itu dinilai tak adil.

Seharusnya, kata Supardi, LIB tetap menjalankan aturan degradasi seperti kompetisi pada umumnya. Sehingga akan terasa persaingan antar timnya.

"Sebenarnya kurang pas saja persaingan tanpa degradasi. Seperti tidak adil. Daya pemikatnya kurang," ujar Supardi di Mes Persib, Ahmad Yani, Bandung.

Supardi bahkan yakin para tim akan bermain aman tanpa bermain habis-habisan. Sebab para tim memastikan diri tidak akan turun kasta meski berada di papan bawah.

Baca Juga:

Kurniawan Kartika Ajie Absen Bela Arema FC di Lanjutan Liga 1 karena Cedera

Persipura Jayapura Pilih Malang sebagai Homebase pada Lanjutan Liga 1

"Mungkin tim-tim papan atas, kalau sudah menyisakan beberapa pertandingan sudah fokus ke juara. Tapi kalau tim yang agak susah naik (peringkat), mereka mungkin pikir ya sudahlah main aman saja."

"Bedanya mungkin posisi 18 dan 1. Yang posisi tengah tidak akan ada bedanya. Beda, kalau ada degradasi, semua tim bersaing. Dan tim posisi tengah akan deg-degan," tambahnya.

Karena itu, bek senior bernomor punggung 22 ini berharap kepada PT LIB untuk mempertimbangkan aturan tanpa degradasi di Liga 1 2020. Tujuannya agar kompetisi tetap memiliki daya persaingan yang tinggi.

"Mestinya ada degradasi. Tapi ini kebijakan dari pusat dan ini menyangkut masalah force majeur atau virus Corona ini, tidak tahu pertimbangannya. Tapi kalau jawaban pribadi, harusnya ada degradasi, namanya juga kompetisi," pungkasnya. (Laporan Kontributor Gigi Gaga/Bandung)