BolaSkor.com - Kejutan terjadi di laga kedua Grup F Piala Dunia 2022. Maroko berhasil mengalahkan salah satu favorit juara Belgia 0-2 di Stadion Al Thumama, Minggu (27/11) malam WIB.

Belgia kembali tanpa Romelu Lukaku yang belum pulih dari cedera hamstring. Pelatih Roberto Martinez melakukan tiga perubahan pada timnya. Amadou Onana menggantikan Youri Tielemans di lini tengah. Thorgan Hazard juga masuk menggantikan Yannick Carrasco dan bek kanan Thomas Meunier menggantikan Leander Dendoncker.

Begitu pertandingan dimulai, Maroko langsung memberikan pressing kepada para pemain Belgia. Berhasil merebut bola, Hakim Ziyech mengirimkan umpan silang tinggi ke area penalti Belgia di menit kelima. Tetapi, pertahanan lawan memotong umpan silangnya.

Baca Juga:

Piala Dunia 2022: Iran Dituding Pengaruhi Wasit, Carlos Queiroz Angkat Bicara

Jadi Man of the Match Kontra Amerika, Harry Maguire: Pengkritik Hanya Cari Perhatian

Hasil dan Klasemen Grup C-D Piala Dunia 2022: Argentina Hidupkan Peluang

Setelah itu, giliran Belgia yang melakukan serangan balik cepat. Michy Batshuayi memiliki ruang di dalam kotak penalti. Akan tetapi, bola tembakannya ke sudut kiri bawah diselamatkan dengan gemilang oleh Munir Mohamedi.

Di menit 21, Maroko sempat mengancam lewat tembakan jarak jauh Hakim Ziyech. Namun bola tembakannya hanya tipis di atas mistar.

Belgia memang lebih mendominasi penguasaan bola. Namun, Eden Hazard dan kawan-kawan masih buntu dalam membangun serangan hingga menit ke-35.

Maroko memiliki peluang melalui tendangan bebas. Alhasil, Hakim Ziyech yang menjadi penendang sukses memasukkan bola melewati penjaga gawang Thibaut Courtois. Sialnya, wasit Cesar Arturo Ramos meninjau gol Maroko menggunakan VAR.

Gol dari Maroko tidak akan dihitung karena telah dianulir karena offside. Skor imbang tanpa gol bertahan hingga turun minum.

Di awal babak kedua, Belgia terlihat mulai meningkatkan intensitas tekanan. Meski demikian, mereka masih kesulitan menghadirkan ancaman ke pertahanan Maroko dan hanya mengalirkan bola di lapangan tengah.

Sementara Maroko seperti babak pertama, selalu bisa mengancam pertahanan Belgia tiap kali menyerang. Seperti yang terjadi pada menit ke-50. Namun bola sepakan ZIyech masih bisa dibendung Courtois.

Selang satu menit kemudian, giliran Belgia yang mencatat tembakan ke sasaran. Sayang, bola sepakan Eden Hazard mampu diblok kiper Maroko.

Belgia masih tetap lebih unggul dalam penguasaan bola dibandingkan Maroko. Pada menit ke-61, Belgia melakukan perubahan dengan menarik Eden Hazard dan Amadou Onana dan memasukkan Dries Mertens dan Youri Tielemans.

Selang empat menit setelah dimasukkan, Mertens nyaris membuat Belgia unggul. Lewat aksinya Mertens melepaskan tembakan keras yang memaksa kiper Maroko melakukan penyelamatan.

Skor akhirnya berubah pada menit ke-73. Adalah Maroko yang unggul lebih dulu setelah lewat sepakan bebas pemain pengganti Sabiri dari sisi kiri. Bola meluncur tanpa bisa dijangkau Courtois.

Saat waktu normal tersisa 10 menit, Belgia memainkan Romelu Lukaku yang baru pulih dari cedera demi menambah daya gedor. Namun justru Maroko yang menambah gol di waktu tambahan.

Zakaria Aboukhlal mampu membobol gawang Belgia setelah meneruskan umpan dari Hakim Ziyech. Gol yang sekaligus memastikan tiga poin bagi Maroko.

Skor 2-0 untuk Maroko bertahan hingga laga usai. Dengan hasil ini Maroko naik ke puncak klasemen Grup F dengan empat poin. Sedangkan Belgia sementara ada di posisi kedua dengan tiga poin.

Hasil ini membuat Belgia harus menjalani duel hidup-mati pada laga teakhir grup melawan Kroasia.


Susunan Pemain

BELGIA (3-4-3): Thibaut Courtois, Jan Vertonghen, Toby Alderweireld, Thomas Meunier (Lukaku 81), Thorgan Hazard (Trossard 74), Axel Witsel, Amadou Onana (Tielemans 61), Timothy Castagne, Eden Hazard (Mertens 61), Kevin De Bruyne, Michy Batshuayi (De Ketelaere 75)

MAROKO (4-3-3): Munir Mohamedi, Noussair Mazraoui, Romain Saiss, Nayef Aguerd, Achraf Hakimi (Sabiri 68), Selim Amallah (Attiat-Allah 68), Sofyan Amrabat, Azzedine Ounahi (El Yamiq 78), Sofiane Boufal (Aboukhlal 73), Youssef En-Nesyri (Hamdallah 73), Hakim Ziyech