BolaSkor.com - Arema FC menolak anggapan jika pertandingan uji coba melawan Madura United di Stadion Kanjuruhan, Rabu (21/20) dibubarkan oleh pihak kepolisian. Tim Singo Edan berdalih lampu penerangan stadion menjadi pertimbangannya.

Dugaan pembubaran itu muncul, setelah kedatangan beberapa personel kepolisian dari Polres Malang Kabupaten. Mereka lalu terlihat mengabadikan suasana uji coba di tribun stadion, dan satu diantaranya terlibat diskusi kecil bersama perwakilan dua tim di tepi lapangan.

Beberapa saat kemudian, wasit meniup peluit panjang. Pertandingan uji coba itu disudahi pada menit 75, ketika skor berubah menjadi 4-3 untuk kemenangan Arema FC.

"Karena cuaca semakin gelap, maka tidak bisa dilanjutkan (hingga 90 menit). Karena jika berlanjut, maka harus ada lampu penerangan, dan perhitungannya pada cost (biaya sewa)," ujar Ruddy Widodo di stadion Kanjuruhan, Rabu (21/10).

Baca Juga:

Carlos Carvalho Sebut Arema FC Beruntung saat Menang atas Madura United

Kalah 3-4 dari Arema FC, RD Tuntut Pemain Pelapis Madura United Pahami Skema

"Lagipula, izinnya hanya sampai jam 5 sore. Kalau cuacanya cerah, mungkin bisa dilanjutkan," tambah General Manager Arema FC tersebut.

Sehingga, pihaknya menolak anggapan bahwa uji coba itu dibubarkan oleh polisi. Hal ini berkaitan dengan izin keramaian dan juga penerapan protokol kesehatan di tengah masa pandemi COVID-19.

"Bukan atas permintaan pihak lain. Jadi, soal perizinan ini sebenarnya hanya mis komunikasi saja. Karena kami sudah meminta izin tapi belum menembus Pak Kapolres yang mungkin sedang sibuk," tandasnya. (Laporan Kontributor Kristian Joan/Malang)