BolaSkor.com - Manchester United menelan kekalahan perdana musim ini. Menjamu Crystal Palace di pekan tiga Premier League di Old Trafford, Sabtu (24/8) malam WIB, Red Devils kalah 1-2 via gol Jordan Ayew dan Patrick van Aanholt yang diperkecil gol Daniel James.

Parahnya lagi, itu menjadi kekalahan pertama dalam sejarah Man United saat melawan Palace. Van Aanholt jadi pemain kedua dalam sejarah yang mencetak gol kemenangan di menit 90 lebih setelah Thierry Henry, legenda Arsenal, pada 2007.

Man United punya kans mencetak gol penyama kedudukan via penalti Marcus Rashford. Tapi, sepakan striker timnas Inggris mengenai mistar gawang dan penalti United gagal untuk kedua kalinya beruntun. Sebelumnya, Paul Pogba gagal mencetak gol dari titik putih ke gawang Wolverhampton Wanderers.

"Dua laga, dua gagal penalti. Jika Anda mencetak kedua gol itu maka skenarionya akan berbeda," keluh Solskjaer selepas laga berakhir.

Baca Juga:

Man United 1-2 Crystal Palace: Gagal Penalti Lagi, Setan Merah Kalah di Fergie Time

Crystal Palace Akhiri Kutukan Tak Pernah Menang Melawan Manchester United

Paul Pogba Diyakini Cetak Gol di Kotak Penalti untuk Manchester United

Ole Gunnar Solskjaer

Solskjaer juga mengeluhkan penalti yang tidak diberikan wasit kala Anthony Martial dilanggar.

"Saya pikir, kami kurang beruntung dengan penalti yang jelas dari pelanggaran Martial," tambah Solskjaer. "Itu sudah jelas penalti, dan ketika si wasit melihat pertandingannya dia akan tahu dia tidak menampilkan performa terbaik."

Lupakan penalti untuk sesaat. Sepakan penalti memang tergantung dengan masalah keberuntungan. Tapi, untuk gol kedua Palace, Man United seharusnya dapat mencegah gol itu tercipta karena kala gol tercipta ada dua elemen kesalahan yang terjadi.

Pertama, Pogba kehilangan bola di lini tengah dan memicu serangan balik Palace. Lalu yang kedua, David De Gea sedianya dapat menepis bola sepakan Van Aanholt, namun, tepisannya tidak sempurna dan bola masuk ke dalam gawang.

Pogba jelas melakukan kesalahan yang kembali menjadi konsekuensi kekalahan Man United. Terlepas dari kegagalannya mencetak gol penalti ke gawang Wolves, kali ini kesalahan Pogba cukup fatal karena terlalu lama mengontrol bola.

Apa kata Solskjaer? Cerita lama, manajer asal Norwegia tetap membelanya bak 'anak emas' yang selalu disayang.

Ole Gunnar Solskjaer dan Paul Pogba

"Saya pikir dia, seperti pemain-pemain lain di tim, tumbuh di dalam permainan. Dia memenangi bola dengan sangat baik untuk gol pertama kami, dia juga membuat sejumlah operan-operan yang hebat. Dia tahu dan kami tahu dia akan ingin merebut bola sepanjang waktu," terang Solskjaer.

"Dia tahu itu (kesalahan), ya, tentang kehilangan bolanya tapi dia akan kehilangan bola lagi dan dia akan mencoba lagi. Jadi tidak ada masalah dengan hal itu," ucapnya mengatakan dengan mudah.

Jose Mourinho, jika masih melatih Man United, tidak akan berkata seperti itu dan mengutarakan kebenaran yang sesungguhnya.