BolaSkor.com - Presiden Arema FC, Gilang Widya Pramana, mendapat sorotan dari sejumlah media Turki. Hal ini tak lepas dari kehadirannya di Stadion NEF, Istanbul, Minggu (21/11), menyaksikan derby Istanbul antara Galatasaray dan Fenerbahce.

Juragan 99, panggilan Gilang Widya Pramana menjadi sorotan publik setelah mengunggah foto di akun Instagram ketika sedang menonton pertandingan sepak bola Derby Istanbul.

Yang menarik, Juragan 99, panggilan Gilang menggunakan jersey Arema FC saat menonton laga. Karena menggunakan jersey kebanggaannya itu, Juragan 99 juga mendapatkan komentar lucu dari netizen.

“Aremania cabang Turki bos!” komen netizen dalam kolom komentar Instagram @juragan_99.

Baca Juga:

Tensi Tinggi, Kemenangan Arema FC atas Barito Putera Terasa Mahal

Tanpa Ivan Carlos, Persela Telan Tiga Kekalahan Beruntun

Unggahan Gilang Widya Pramana juga mendapat sorotan media Turki. Kehadirannya serta pengalaman yang didapatkan ketika menyaksikan Derby Istanbul dan dibagikan di akun Instagram mendapat tempat di sejumlah portal media Turki seperti Hurriyet, Fotomac, Milliyet, Fanatik.

"Gilang Widya Pramana, salah satu pengusaha terkaya di Indonesia mengikuti derby raksasa dari tribun," tulis salah satu media Turki.

Juragan 99 merasa campur aduk saat melihat dirinya ada dalam laman berita Turki itu. Tetapi, ia mengaku tidak hanya senang, ia juga merasa sedih karena tidak paham dengan arti dari berita tersebut yang ditulis dalam bahasa Turki.

“Cuma sekedar datang ke stadion, nonton dan menikmati panasnya pertandingan derby Istanbul. Tiba-tiba masuk media Turki. Perasaan senang sekaligus sedih. Senang bisa masuk media di Turki, sedih karena nggak ngerti isi beritanya. Teman-teman tolong artikan ya,” ungkap Juragan 99 dalam akun Instagram pribadinya. Hingga akhirnya, banyak komentar-komentar netizen yang membantu mengartikan arti dari berita tersebut.

Dalam pemberitaannya, media Turki menjelaskan bahwa Gilang Widya Pramana menyaksikan derby di mana stadion terisi penuh. Gilang juga dijelaskan sangat terkesan dengan suasana dalam pertandingan.

Media Turki juga mengutip pernyataan Gilang Widya Pramana terkait atmosfer sepak bola di Eropa yang berbeda, di mana sepanjang pertandingan penonton harus berdiri. Termasuk soal informasi kehadiran penonton tanpa batasan, namun dengan syarat dua kali vaksin dan antigen. Gilang juga berharap sepak bola Indonesia bisa segera dihadiri penonton dan industrinya maju.