BolaSkor.com - Ajax Amsterdam gagal melalui hadangan Benfica di 16 besar Liga Champions dan kalah dengan agregat gol 3-2. Usai imbang 2-2 di Portugal, Ajax secara mengejutkan kalah di kandang pada leg dua dengan skor 0-1.

Uniknya pada pertandingan yang berlangsung di Amsterdam ArenA itu ada tiga sosok figur Bayern Munchen, Oliver Kahn (CEO Bayern), Marko Neppe (Direktur Teknik Bayern), dan Hasan Salihamidzic (Direktur Olahraga Bayern).

Ketiganya menurut laporan penulis di Telegraff, Mike Verweij, mengadakan pertemuan 'rahasia' dengan Mino Raiola, agen gelandang muda Ajax Amsterdam, Ryan Gravenberch. Kabar itu dikonfirmasi Fabrizio Romano.

Baca Juga:

Bayern Munchen Belum Rela Kehilangan Lewandowski

Bayern Munchen dan Klub Pemburu Erling Haaland

Cari Pengganti Sule, Bayern Munchen Bidik Bek Serie A

"Setelah pertemuan dengan Mino Raiola dan membicarakan kesepakatan personal, FC Bayern sekarang memberikan penawaran pembuka untuk Ryan Gravenberch, seperti yang dikabarkan Mike Verweij di Telegraaf," tutur Romano.

"Tawaran diperkirakan ada pada banderol 25 juta euro, Ajax ingin lebih - tapi pembicaraan akan terus berlanjut dalam beberapa hari atau pekan mendatang."

Ajax disinyalir menginginkan banderol 25-40 juta euro untuk produk akademi klub tersebut. Baru berusia 19 tahun, Gravenberch sudah dipercaya oleh Erik ten Hag musim ini dengan catatan 37 laga di seluruh kompetisi serta torehan dua gol dan enam assists.

Menilik data dari Whoscored, gelandang berpaspor Belanda memiliki kekuatan dalam memberikan operan kunci, memenangi duel bola udara, melepaskan tendangan jarak jauh, fokus yang bagus, dan sangat bagus dalam mengoper bola.

Gravenberch juga senang memainkan operan bola-bola pendek dan tidak segan mengambil keputusan melepaskan tendangan spekulatif.

Pada usia yang sangat muda Gravenberch dijadikan bagian dalam rencana jangka panjang Bayern untuk meregenerasi skuad. Dia - jika datang - akan menambah kedalaman di lini tengah yang sudah punya Joshua Kimmich, Leon Goretzka, Corentin Tolisso, Marc Roca, Jamal Musiala, dan Marcel Sabitzer.