BolaSkor.com - Gelandang Manchester United, Bruno Fernandes, langsung memperlihatkan alasan mengapa Red Devils merekrutnya pada Januari lalu dari Sporting Lisbon. Fernandes, 25 tahun, langsung memperlihatkan kualitasnya dengan klub.

Teranyar, Fernandes mencetak gol dari titik putih pada menit 27 ketika Man United melumat Club Brugge di leg dua 32 besar Liga Europa di Old Trafford, Jumat (28/02) dini hari WIB. United menang 5-0 dan gol lainnya dicetak Odion Ighalo, Scott McTominay, dan Fred (dua gol).

Fernandes mencetak gol keduanya beruntun untuk Man United setelah sebelumnya menjebol gawang Watford - juga melalui titik putih. Kehadirannya bukan sekedar sebagai pencetak gol penalti, melainkan juga memberikan kreativitas di lini tengah.

Kreativitas itu hilang seketika sejak Paul Pogba diterjang badai cedera tanpa henti musim ini. Banderol 55 juta euro yang dikeluarkan United untuk Fernandes pun setara dengan kontribusi yang diberikan mantan pemain Udinese dan Watford itu.

Baca Juga:

Hasil 32 Besar Liga Europa: Manchester United Pesta Gol, Arsenal Angkat Koper

Odion Ighalo Persembahkan Gol Debutnya di Man United untuk Mendiang Saudarinya

Analisis: Debut Bruno Fernandes Positif, tapi Pergerakan Lini Depan Man United Masih Kaku

Fred dan Bruno Fernandes

Fernandes memiliki statistik menarik saat melawan Club Brugge. Dia menyentuh bola 75 kali, memainkan 48 operan di pertahanan lawan, lima kali melakukan duel perebutan bola, lima kali merebut bola, empat tendangan, menciptakan tiga peluang, melepaskan tiga tendangan tepat sasaran, dan dua kali melakukan tekel.

Perannya sangat sentral di lini tengah dalam memberikan kreativitas bermain dengan visi, kemampuan mengoper bola, dan semangat berlari mencari ruang agar mudah dioper rekan setim. Bahkan legenda United yang dahulu berposisi sebagai gelandang seperti Fernandes, Paul Scholes, memuji dan mengakui kualitasnya.

"Dia (Fernandes) tampak seperti telah menghidupkan tim ini. Dia telah membuat tim yang tidak terlihat bisa ditonton saat ini, menjadi tim yang terlihat lebih menarik dan enak disaksikan saat ini," ucap Paul Scholes, dikutip dari Goal.

"Ketika Anda membawa pemain seperti Fernandes, hal itu membuat semua orang bersemangat. Biasanya pemain dari negara lain membutuhkan lebih banyak waktu beradaptasi. Mudah-mudahan, ia tetap dalam performa ini di sisa musim."

"Apa yang saya sukai dari Bruno? Segalanya sejauh ini. Kreativitas. Kesadarannya di lapangan. Sebelum bola datang kepadanya, ia tahu apa yang ada di sekitarnya. Ia sensasional."

Bruno Fernandes memang mengubah Man United yang bermain membosankan sebelumnya menjadi menarik untuk ditonton. Fernandes bak perpaduan Scholes dengan Michael Carrick dengan visi dan operan bolanya yang akurat.

Man United untuk kali pertama sejak 2013 memenangi laga di Eropa dengan torehan lima gol. Menurut penulis Squawka, Muhammad Butt, Bruno Fernandes merupakan pengatur serangan (playmaker) yang dicari United selama ini

"Butuh waktu lama untuk membawanya ke Old Trafford tetapi tidak ada keraguan bahwa Bruno Fernandes adalah playmaker elit yang telah lama ditunggu-tunggu United," tutur Butt.