BolaSkor.com - Persik Kediri mengaku lega dengan termin kedua hak komersil dari PT Liga Indonesia Baru, setelah dipastikan cair pasca menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa, Senin (18/5).

Tim Macan Putih sendiri sudah menuntut termin kedua pada Maret, bisa segera dicairkan. Apalagi, klub sudah menjalankan semua kewajibannya dengan turun pada dua jadwal kompetisi Liga 1, sebelum terhenti akibat pandemi COVID-19.

Sehingga, Persik mendapatkan suntikan secara utuh sebesar Rp520 juta, dengan hanya dipotong pajak 5 persen sehingga total dana yang diterima adalah Rp494 juta.

Baca Juga:

Harapan Gelandang Persib Gian Zola, Liga 1 Dilanjutkan atau Turnamen Diselenggarakan

Respons Umuh Muchtar Terkait Hasil RUPS PT LIB

"Alhamdulillah sudah diterima hak komersil klub. Itu memang sudah menjadi hak kita," tandas CEO Persik Kediri, Abdul Hakim Bafagih dalam rilisnya Rabu (20/5).

Sementara untuk peruntukkannya, Persik menggunakan dana itu bukan sebagai Tunjangan Hari Raya (THR). Namun untuk memenuhi hak anggota tim baik pemain, pelatih hingga ofisial.

Hal itu sebagai komitmen Persik yang menerapkan instruksi PSSI pada 27 Maret lalu, dengan tetap membayarkan hak anggota tim selama masa pandemi COVID-19 berlangsung. Yaitu membayar dengan jumlah maksimal 25 persen dari total gaji mereka sesuai yang tertera dalam kontrak kerja.

"Digunakan untuk membayar gaji (25 persen). Iya benar, untuk Bulan Mei setelah Maret dan April," imbuh Media Officer tim, Anwar Bahar Basalamah.

Persik sebelumnya sudah menerapkan instruksi itu sejak jadwal Liga 1 ditangguhkan, 16 Maret lalu. Penerapan itu berlaku selama empat bulan, dimulai Maret, April, Mei hingga Juni nanti. (Laporan Kontributor Kristian Joan)