BolaSkor.comPSSI akhirnya bertemu dengan Presiden Repulik Indonesia, Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (16/12). Pada pertemuan tersebut, turut hadir pula Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali, dan Sekretaris Kabinet, Pramono Anung.

Sementara pengurus PSSI yang hadir ialah Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan, Wakil Ketua Umum PSSI Cucu Sumantri dan Iwan Budianto, serta Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha Destria bersama beberapa Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI.

Pada pertemuan tersebut, Jokowi langsung meminta kepada PSSI agar bisa membenahi kompetisi Liga 1 secara besar-besaran. Karena menurutnya kompetisi ini merupakan cerminan dari kualitas Timnas Indonesia.

Baca Juga:

Waketum PSSI Cucu Soemantri Tidak Peduli dengan Isu yang Beredar soal Shin Tae-yong

PSSI Bantah Vincenzo Alberto Annese Jadi Calon Pelatih Timnas Indonesia

Tidak hanya itu saja, mantan gubernur DKI Jakarta ini juga menyinggung soal pembinaan usia dini yang harus dilakukan dengan sangat baik. Sebab pembinaan usia muda itu penting dan akan memunculkan banyak bintang dari situ.

"Sepak bola Indonesia ditunggu oleh masyarakat, jadi kita harus betul-betul berbenah, harus berani berubah. Oleh sebab itu saya sampaikan sistem dan proses kompetisi harus diperbaiki besar-besaran. Karena dari situ akan muncul bibit yang baik dan pentingnya pembinaan dari sejak usia dini," ujar Jokowi.

Saat ini kompetisi Liga 1 2019 bisa dibilang cukup semrawut, jadwal yang berantakan dan sering kali terjadi penundaan. Serta yang paling menonjol ialah masih sulitnya memisahkan jadwal liga dan FIFA Match day dalam satu tahun.

Maka dari itu, Jokowi ingin melihat pada Liga 1 2020 mendatang tidak ada lagi kejadian seperti itu dan berharap kompetisi di Indonesia menjadi lebih baik dari kompetisi yang saat ini sudah berjalan sekarang.