BolaSkor.com - SEA Games 2021 Vietnam dimanfaatkan maksimal Ketua NOC Indonesia (Komite Olimpiade Indonesia) Raja Sapta Oktohari dalam memperkuat jejaring diplomasi internasional. Termasuk saat bertemu dengan Sekretaris Jenderal Federasi Angkat Besi Internasional (IWF), Mohammed Hasan Jalood Al-Shammari yang hadir di Negeri Naga Biru.

Dalam kesempatan tersebut, Okto -sapaan karib Raja Sapta- menanyakan langsung komitmen IWF dalam mengupayakan angkat besi dipertandingkan di Olimpiade 2024 Paris.

Seperti diketahui, angkat besi menjadi cabang olahraga unggulan Indonesia. Terbukti, di SEA Games 2021, sejauh ini sudah mendulang dua emas, satu perak, dan satu perunggu.

Baca Juga:

SEA Games 2021: Emas Kedua Angkat Besi Dipersembahkan Rahmat Erwin Abdullah

SEA Games 2021: Tambahan Dua Emas dan Satu Perak dari Cabor Kano dan Kayak

“IWF berkomitmen menjaga angkat besi dapat dipertandingkan di Olimpiade,” kata Jalood kepada Raja Sapta Oktohari.

“Komitmen tersebut kami buktikan langsung dengan memberikan dana sebesar US$ 3 juta kepada ITA (International Testing Agency) untuk memastikan bahwa tak ada doping di angkat besi. Kami berkomitmen penuh untuk menciptakan lingkungan yang sehat di olahraga, khususnya di angkat besi.”

ITA adalah Organisasi Non-Provit yang bertugas mengimplementasikan program anti-doping kepada federasi olahraga internasional, panitia penyelenggara major event atau organisasi lainnya. ITA dibentuk pada 2018 di bawah supervisi Badan Anti-Doping Dunia (WADA) dan Komite Olimpiade Internasional (ITA).

Akhir Desember 2021, IOC memberi lampu kuning kepada tiga cabor jika mau tetap dipertandingkan hingga LA 2028, yakni tinju, angkat besi, dan modern pentathlon. IOC memberi tenggat hingga IOC Session 2023 kepada ketiga federasi internasional terkait untuk berbenah, khususnya terkait tata kelola organisasi yang sempat dilanda rentetan kasus doping.

“Kami tak sekadar ingin menjaga angkat besi hingga Olimpiade Paris ataupun Los Angeles, tetapi juga Olimpiade ke depan,” kata Jalood.

Angkat Besi
Peraih medali emas SEA Games 2021 dari angkat besi, Rahmat Erwin Abdullah. (NOC Indonesia/MP Media/Evan Andrews)

Sementara itu, Okto mengapresiasi langkah IWF yang berkomitmen penuh memastikan angkat besi tetap dipertandingkan di Olimpiade.

“Saya katakan kepada IWF bahwa angkat besi harus tetap bisa dipertandingkan di Olimpiade karena menjadi cabor andalan Indonesia dan Sekjen IWF juga mengatakan tak perlu khawatir,” kata Okto.

“Jadi mulai sekarang lifter kita tak perlu lagi gelisah. Tugas kalian fokus berlatih agar dapat lolos kualifikasi Olimpiade.”

Langkah yang dilakukan Okto sekaligus memenuhi janjinya, bahwa NOC Indonesia tidak akan membiarkan PB PABSI berjuang sendirian memperjuangkan angkat besi.

“Bagi saya kepentingan atlet dan cabor itu adalah fokus utama NOC Indonesia. Saya bahkan meminta langsung kepada IWF untuk bisa menggelar turnamen kualifikasi angkat besi di Indonesia, dan disetujui. Jadi saya berharap kesempatan ini bisa dimanfaatkan maksimal oleh PABSI dan atlet-atlet kita untuk bisa lolos ke Olimpiade sebanyak-banyaknya,” kata Okto.

Angkat Besi
Peraih medali emas SEA Games 2021 dari angkat besi, Rahmat Erwin Abdullah. (NOC Indonesia/MP Media/Evan Andrews)

Di sisi lain, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia, Zainudin Amali menambahkan bahwa angkat besi merupakan cabang olahraga yang masuk ke dalam Desain Besar Olahraga Nasional (DBON).

"Kita punya harapan karena ada beberapa atlet angkat besi kita yang masih usia muda. Jadi target kita di Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) salah satunya cabor angkat besi," tambahnya.

Laporan Langsung Taufik Hidayat dari Vietnam