BolaSkor.com - Cerita unik dalam sepak bola selalu ada di tiap generasi dan tidak lekang oleh waktu. Begitu pula yang dialami oleh mantan striker timnas Inggris dan Liverpool, Peter Crouch kepada bek kiri Real Madrid Marcelo.

Semula bermula pada pertemuan Madrid kontra Tottenham Hotspur pada 2011 di Liga Champions. Crouch mengalami momen tak mengenakkan karena dalam kurun waktu 15 menit dia sudah menerima kartu merah dari akumulasi dua kartu kuning.

Kartu kuning pertama diterima di menit lima atas pelanggarannya kepada Sergio Ramos, lalu kartu kuning kedua setelah melanggar Marcelo. Pada kartu kuning kedua itulah Crouch tidak terima dengan keputusan wasit.

Menurut Crouch dalam podcast "From the Horse's Mouth" Marcelo melebih-lebihkan situasi dengan drama yang meyakinkan wasit. Crouch sangat kesal kepada pemain asal Brasil kala itu sampai ingin menendangnya.

Baca Juga:

Murah dan Muda, Bintang Hungaria Jadi Bidikan Transfer Real Madrid

Sir Alex Ferguson Tak Suka Cara Manchester United Juarai Liga Champions 2008

5 Kiper Debutan Termuda Sepanjang Sejarah Liga Champions

Momen kala Peter Crouch melanggar Marcelo

"Kartu (kuning) pertama adil. Tapi yang kedua, tidak, yang kedua adalah kesalahan Marcelo. Saya bahkan tidak menyentuhnya, tapi dia terbang di udara," tutur Crouch bercerita.

"Kemudian dia berguling dan saat wasit mengeluarkan kuning kedua dia mulai melompat kegirangan. Saya tidak pernah ingin menendang seseorang sekeras Marcelo pada kesempatan itu. Saya naif."

Pasca bermain dengan 10 pemain Tottenham kalah 0-1 dari Madrid melalui gol Emmanuel Adebayor. Crouch merasa bersalah karena kartu merahnya tersebut.

"Ruang ganti berada di bawah stadion dan ada deretan fans di atasnya," imbuh Crouch menjelaskan situasinya. "Saya berada di ruang ganti dengan handuk menutupi kepala dan saya bisa mendengar setiap gol dirayakan - saya merasa itu semua adalah kesalahan saya."

Madrid berhasil ke semifinal dengan total agregat gol 4-0 atas Spurs, namun di semifinal kalah oleh Barcelona-nya Pep Guardiola yang sedang menggila dengan permainan tiki-taka dan kemudian juara Liga Champions pasca menang 3-1 atas Manchester United di final.

Dalam kariernya Peter Crouch sudah hampir sekali memenangi Liga Champions bersama Liverpool pada 2007. Crouch membela The Reds pada medio 2005-2008.