BolaSkor.com - Pelatih Timnas Indonesia U-16, Bima Sakti, menerapkan ilmu Luis Milla di skuatnya. Ilmu tersebut merupakan cara membangun chemistry antar pemain.

Hal ini dilakukan Timnas Indonesia U-16 usai mengikuti Kualifikasi Piala Asia U-16 2020. Bahkan, dalam pemusatan latihan Timnas Indonesia U-16 ke depannya, hingga mengikuti Piala Asia U-16 2020 di Bahrain.

"Yang pasti setelah ini ada program bulanan. Saya belajar dari Luis Milla, paling tidak sebulan sekali ada pertemuan. Kalau tidak, chemistry bisa hilang," kata Bima Sakti.

"Paling tidak gelar pemusatan latihan, bisa di Jakarta, Bogor, Cikarang, atau mungkin ke luar seperti ke Yogyakarta. Mereka akan kembali ke klubnya dan itu bagus karena Elite Pro Academy dan liga usia muda lain itu juga penting."

Baca Juga:

Timnas Indonesia U-16 Lolos ke Piala Asia U-16 2020

Evaluasi Bima Sakti Usai Timnas Indonesia U-16 Rampungkan Kualifikasi Piala Asia U-16 2020

Timnas Indonesia U-16 bermain imbang 0-0, pada laga pamungkas Grup G Kualifikasi Piala Asia U-16 2020 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Minggu (22/9) malam WIB.

Alhasil, Skuat Garuda Muda menempati runner-up Grup G dengan raihan 10 poin dengan selisih 27-1 gol. Sedangkan China U-16 di puncak klasemen dengan keunggulan selisih gol dari Indonesia (28-0).

China U-16 dan Timnas Indonesia U-16 memastikan lolos ke babak putaran final Piala Asia U-16 2020 di Bahrain. China U-16 lolos otomatis, sedangkan Timnas Indonesia U-16 menjadi empat runner-up terbaik dari 11 grup kualifikasi.

Timnas Indonesia U-16 berada di posisi paling atas. Perolehan pon Indonesia tidak dapat dikejar oleh para pesaingnya.