BolaSkor.com - Timnas Inggris membungkam kritikan yang meragukan mereka lolos dari hadangan Jerman di 16 besar Piala Eropa 2020. Bertanding di Wembley pada fase perempat final, Selasa (29/06) malam WIB, The Three Lions menang dengan skor 2-0.

Inggris bermain dengan efisien dengan 45 persen penguasaan bola, melepaskan lima tendangan dan empat tepat sasaran, di antaranya dua berujung gol Raheem Sterling (75') dan Harry Kane (86'). Sementara Jerman dengan 55 persen penguasaan bola tak mampu mencetak gol.

Gareth Southgate, pelatih Inggris bangga dengan anak-anak asuhnya yang mengakhiri kutukan tak pernah menang atas Jerman di fase gugur sejak Piala Dunia 1966.

Baca Juga:

Tekuk Jerman, Declan Rice: Inggris Bungkam Haters

Piala Eropa 2020 - Inggris 2-0 Jerman: The Three Lions Terus Melaju

Cara Unik Inggris Suntikan Semangat: Cetak Lirik Lagu Kebangsaan

Gareth Southgate

"Hari ini adalah hasil yang besar. Inggris belum pernah mengalahkan Jerman di babak sistem gugur sejak final di sini (tahun 1966)," ucap Southgate di laman resmi UEFA.

“Kami tahu selalu ada pertanyaan setelah Piala Dunia tentang kami melawan tim besar. Kami tahu bahwa Jerman, dengan pengalaman mereka, akan menentukan kecepatan bagian tertentu dari permainan, penguasaan bola."

"Kami tahu Kroos akan mengatur permainan dan kami harus bersabar. Yang paling membuat saya senang adalah, kami akan selalu memiliki semangat dan kami akan selalu memiliki hati, kami bermain dengan 'otak' hari ini."

Di balik kuatnya pertahanan Inggris yang bermain dengan tiga bek di laga ini ada sosok Harry Maguire yang menjadi pemimpin di antara Kyle Walker dan John Stones.

Sosok Dominan di Lini Belakang

Harry Maguire

Statistik kapten Manchester United ketika melawan Jerman menurut @StatmanDave adalah: 88 persen akurasi bola, 66 kali menyentuh bola, enam kali memenangi duel bola udara (dari enam percobaan duel), memenangi duel bola (empat kali), empat sapuan bola, dua tendangan, dan satu kali blok bola.

Harry Maguire menjadi Man of the Match pilihan UEFA setelah menjadi tembok tebal yang sulit dilewati lini serang Jerman.

"Ini adalah momen yang luar biasa bagi saya sendiri, tim, para penggemar, semua orang yang terlibat di negara ini. Kami harus berani dengan atau tanpa bola, kami harus mengambil bola di bawah tekanan. Tidak memberi mereka penguasaan bola yang mudah, karena mereka suka mendominasi penguasaan bola," terang Maguire.

Solid di lini belakang, menangkal serangan Jerman dan kemudian mengalirkan bola ke lini tengah serta membantu melancarkan serangan balik. Pandit sepak bola Jurgen Klinsmann melihat Maguire seperti sosok mantan bek timnas Brasil Lucio.

"Saya pernah melatih Bayern Munchen dan memiliki bek tengah Brasil bernama Lucio, dia mirip dengan Maguire," ucap Klinsmann di Dailymail.

"Dia membawa bola ke lini tengah dan lari, kami tidak pernah tahu apa yang terjadi! Harry serupa, pemain yang positif, seorang pemimpin dan mengambil tindakan sendiri."

"Ketika tidak berhasil, dia mengambil bola dan pergi! Saya suka itu," urai dia. Alhasil Inggris belum kebobolan gol sampai saat ini di Piala Eropa 2020.

Simak Rangkuman keseruan Piala Eropa 2020 di sini