BolaSkor.com - Drama enam gol tercipta di Al Janoub Stadium, tempat dihelatnya laga dua grup G Piala Dunia 2022 antara Serbia melawan Kamerun, Senin (28/11) malam WIB. Kejar-kejaran gol terjadi hingga fans terhibur dengan pertandingan tersebut.

Kamerun unggul terlebih dahulu dari gol Jean-Charles Castelletto di menit 29. Jelang turun minum Serbia melakukan comeback dan berbalik unggul dari gol Strahinja Pavlovic (45+1') dan Sergej Milinkovic-Savic (45+3').

Bahkan Serbia menjauh dengan skor 3-1 dari gol Aleksandar Mitrovic di menit 53. Kamerun pantang menyerah dan hasilnya mereka mampu menyamakan kedudukan dari gol Vincent Aboubakar (63') dan Eric Maxim Choupo-Moting (66').

Baca Juga:

Serbia 3-3 Kamerun: Kekuatan Pantang Menyerah ala The Indomitable Lions

5 Fakta Menarik Usai Bigmatch Spanyol Vs Jerman

5 Fakta Menarik Niclas Fullkrug, Penyelamat Tak Terduga Timnas Jerman

Serbia punya 60 persen penguasaan bola tapi itu tidak berarti banyak dengan hasil akhir tersebut, apalagi Kamerun lebih efisien dengan 13 percobaan tendangan dan delapan tepat sasaran. Hasil akhir itu juga memastikan satu hal.

Laga Serbia kontra Kamerun selalu berakhir dengan hujan gol, seperti yang terjadi pada Piala Dunia 2010 di mana laga berakhir 4-3 untuk kemenangan Serbia. Asa kedua negara untuk lolos ke fase gugur masih ada.

Serbia dan Kamerun sama-sama punya satu poin, mereka ada di bawah Brasil dan Swiss yang belum memainkan laga kedua dan memiliki raihan tiga poin.

Bintang Laga

Dari laga yang berjalan ketat dan seru di Al Janoub Stadium satu nama layak dikedepankan jadi Man of the Match atau Bintang Laga. Pemain itu adalah kapten tim berusia 30 tahun, Vincent Aboubakar, yang turun dari bangku cadangan.

Sederhananya, Aboubakar jadi pembeda dengan kualitas dan pengalaman bermain yang dimilikinya sejak turun bermain. Ia menjadi super-sub laga hingga Kamerun bisa menyamakan kedudukan melalui gol dan assist-nya untuk gol Choupo-Moting.

Menurut catatan dari Opta, Aboubakar jadi pemain pengganti pertama yang mencetak gol dan memberi assist pada satu laga Piala Dunia untuk tim Afrika sejak 1966. Gol yang ia cetak pun tak mudah dilakukan dengan me-lob bola melewati kiper.

35 menit bermain Aboubakar memiliki 15 sentuhan bola, satu gol, satu assist, tiga tendangan (dua tepat sasaran), tujuh akurasi operan dari delapan percobaan, tiga dribel sukses dari tiga percobaan.

Saat ini Aboubakar bermain di Arab Saudi bersama Al Nassr. Dan tidak heran apabila ia mampu beradaptasi dengan suhu di Qatar. Aboubakar juga pernah berkarier di Eropa dengan Lorient, Porto, dan Besiktas.