BolaSkor.com - Breel Embolo tampil sebagai pahlawan Swiss saat menantang Kamerun pada laga perdana grup G Piala Dunia 2022. Namun di saat bersamaan, ia melukai tanah kelahirannya.

Dalam laga yang berlangsung di Al Janoub Stadium, Kamis (24/11), Swiss mampu mengalahkan Kamerun dengan skor 1-0. Embolo mencetak gol tunggal kemenangan Rossocrociati pada menit ke-48.

Embolo berdiri tak terkawal di mulut gawang Kamerun saat menerima umpan mendatar Xherdan Shaqiri. Ia tanpa ampun melepaskan tembakan keras yang mengecoh Andre Onana.

Baca Juga:

Swiss 1-0 Kamerun: Rossocrociati Menang Susah Payah

Piala Dunia 2022: Kemenangan atas Jerman Sesuai Ramalan, Seekor Berang-Berang Populer di Jepang

Statistik di Balik Performa Gemilang Gavi, Pemecah Rekor Piala dunia 2022

Namun Embolo memilih tak merayakan gol tersebut. Ia memilih diam sambil mengangkat kedua tangannya.

Hal itu Embolo lakukan bukan tanpa alasan. Pemain berusia 25 tahun tersebut memiliki darah Kamerun dari kedua orang tuanya, bahkan lahir di Yaounde yang merupakan ibu kota negara.

Orang tua Embolo bahkan masih menetap di Kamerun. Bisa dibayangkan perasaan sang ayah melihat anaknya justru memberikan mimpi buruk kepada satu negara.

Namun Embolo memang harus melakukan hal itu untuk menunjukkan rasa profesionalismenya. Apalagi ia sudah menetap di Swiss sejak kecil hingga resmi menjadi penduduk tetap pada Desember 2014.

Sebagai pemain yang mewakili Timnas Swiss, Embolo harus tampil maksimal di setiap pertandingan. Apalagi dirinya kini tampil di ajang sebesar Piala Dunia.

Sebagai penyerang, mencetak gol juga merupakan kewajiban Embolo. Tak peduli meski lawannya merupakan tempat ia lahir.

Namun Embolo juga menunjukkan dirinya tak lupa dari mana berasal. Tidak merayakan gol merupakan caranya untuk menghormati Kamerun dan orang tua.