BolaSkor.com - Bintang muda Juventus, Dejan Kulusevski mengaku sangat beruntung bisa menjadi rekan setim Cristiano Ronaldo. Namun pemain berusia 20 tahun itu tetap lebih mengidolakan sosok Zlatan Ibrahimovic.

Kulusevski sebenarnya diboyong Juventus dari Atalanta pada musim dingin lalu. Namun ia menghabiskan musim 2019-2020 dengan memperkuat Parma.

Kulusevski tampil sebanyak 39 kali di semua kompetisi dan mengoleksi 10 gol dan 9 assist. Torehan tersebut membuat Juventus yakin untuk mengandalkannya pada musim 2020-2021.

Baca Juga:

Putus Kontrak Gonzalo Higuain, Juventus Rugi Rp321 Miliar

Profil Para Calon Juara dan Kuda Hitam Serie A 2020-2021

Cristiano Ronaldo Kalah, Lionel Messi Pertahankan Posisi Pemain Terkaya Dunia

Dejan Kulusevski dan Cristiano Ronaldo

Bermain satu tim dengan Ronaldo dianggap Kulusevski sebagai pengalaman yang langka. Ia juga terkesan dengan sikap yang ditunjukkan megabintang Portugal tersebut.

“Cristiano luar biasa, dia sangat baik. Dia berbicara kepada semua orang, bahkan tentang hal-hal di luar lapangan," kata Kulusevski dilansir dari Football Italia.

“Kata-katanya seperti bensin. Saya beruntung bisa bermain dengannya dan saya harap saya bisa membantunya."

Sebagai seorang gelandang, Kulusevski memang punya tugas memanjakan para penyerang termasuk Ronaldo. Apalagi pemain berusia 35 tahun itu sangat penasaran dengan gelar top skorer Serie A yang belum berhasil diraihnya.

Meski kagum dengan sosok Ronaldo, Kulusevski menanggap Ibrahimovic sebagai sosok yang lebih spesial. Hal itu wajar karena bomber AC Milan itu merupakan rekan senegara dan idola masa kecilnya.

"Ibrahimovic adalah idola saya karena dia membuka pintu di Swedia yang belum pernah dibuka oleh siapa pun,” tambahnya.

“Kami berbicara, dia menelepon saya, dan itu menyenangkan bagi saya."

Ibrahimovic nampaknya memang memberi pehatian lebih kepada juniornya tersebut. Ia sempat mengkritik pelatih Timnas Swedia karena mencadangkan Kulusevski saat takluk 0-1 dari Prancis pada laga perdana UEFA Nations League.

Hubungan dengan kedua sosok istimewa itu pastinya mempengaruhi perkembangan karier Kulusevski. Sebagai pemain muda, ia termotivasi untuk menyamai torehan Ronaldo dan Ibrahimovic.

“Setiap hari adalah perang dan anda harus selalu berada dalam kondisi 100 persen. Anda tidak bisa datang ke lapangan dan tidak berkonsentrasi karena semua orang akan segera menyadarinya," pungkasnya.