BolaSkor.com - COO Borneo FC, Ponaryo Astaman mengatakan bahwa manajemen Pesut Etam sepakat untuk menjalin kerja sama selama dua tahun dengan Boaz Solossa. Hal ini disampaikan dalam perkenalkan Boaz sebagai rekrutan baru Borneo FC, Sabtu (17/7).

Hanya saja Boaz memiliki peluang untuk cabut di tahun kedua. Status Bochi, panggilan eks Persipura Jayapura, sebagai pegawai negeri di Papua disebut menjadi sebab.

"Durasi kontrak, kami sepakat dua tahun. Tapi untuk tahun kedua tergantung, ada beberapa opsi atau kondisi, terutama dengan status Bochi sebagai pegawai negeri di Papua. Tentu itu jadi pertimbangan," kata Ponaryo Astaman.

Baca Juga:

Presiden Arema FC Janjikan Bonus Tiap Pertandingan untuk Target Juara

Boaz Solossa Resmi Diperkenalkan Jadi Pemain Borneo FC

"Kami sepakat bahwa faktor itu jadi pertimbangan untuk berlakunya kontrak di tahun kedua. Kita berharap mudah-mudahan diselesaikan dengan baik, ada titik terang pada waktunya dan tahun kedua mungkin bisa tetap bersama Borneo FC," jelasnya.

Ponaryo Astaman juga menjelaskan bahwa perekrutan Boaz Solossa terbilang sebuah kejutan. Borneo FC awalnya tak ada pikiran merekrut Bochi, hingga sang pemain dilepas klubnya Persipura Jayapura.

"Bochi ikon Persipura. Di awal musim dan beberapa bulan sebelum ini, tidak kelihatan kemungkinan sekecil apa pun untuk melihat Bochi tinggalkan Persipura. Tapi itu sepak bola, semua bisa terjadi."

"Kami juga mempertimbangkan etika profesional. Kita tidak mungkin komunikasi dengan pemain yang masih terikat kontrak. Komunikasi yang kami jalin tentunya begitu ada kepastian status di Persipura," terang Popon, panggilan Ponaryo.