BolaSkor.com – Kesulitan pembalap Honda dalam menaklukkan motor RC213V ternyata tidak membuat tim asal Negeri Sakura ini pesimistis. Sebaliknya Honda masih yakin para pembalapnya dapat bangkit kembali untuk menjinakkan motor.

Bos tim LCR Honda Lucio Cecchinello menuturkan, kesulitan para pembalap Honda tidak terlepas dari pengembangan motor RC213V yang terlalu tersegmentasi.

Para teknisi Honda hanya melakukan pengembangan sesuai dengan karakteristik pembalap yang pernah menjadi ujung tombaknya saja.

Baca Juga:

Terungkap Alasan Vinales Hengkang dari Yamaha

Tim Suzuki Alami Krisis Manajemen

“Di Honda mereka tahu bahwa kendaraan yang digunakan kami dalam MotoGP sangat sulit ditaklukkan. Cara Honda dalam mengembangkan motornya selama bertahun-tahun bersama Casey Stoner dan Marc Marquez memiliki potensi besar jika kamu memiliki gaya berkendara yang sesuai,” ungkap Lucio dikutip dari tuttomotoriweb.it.

“Sedangkan rangka dengan spesifikasi baru dan komponen rangka lainnya sedang diproduksi Honda dan perubahan terhadap aerodinamika juga sudah dibuat,” sambungnya.

Kendati demikian, perlahan pengembangan dengan cara ini mulai diubah. Para teknisi Honda akhirnya membuka diri dengan mendengarkan perspektif dari pembalap lainnya.

Alhasil semua pembalap Honda dapat melakukan kustomisasi kepada motornya masing-masing.

“Teknisi Honda sekarang memperbolehkan pembalap MotoGP kami untuk mengkustom motor sesuai kebutuhan mereka. Langkah kustomisasi ini sangatlah penting. Itulah kenapa terkadang kamu melihat empat pembalap menggunakan fairing yang berbeda dalam waktu yang bersamaan,” jelasnya.

“Beberapa pembalap juga terkadang menggunakan spoiler di bagian belakang ban yang sering disebut spoon, sementara yang lain tidak. Ada juga beberapa rujukan untuk bagian rangka. Chassis dari musim lalu juga bisa digunakan. Honda memperbolehkan pembalap untuk mengkustom motornya,” terangnya.

Adanya kebijakan kustomisasi ini membuat Lucio semakin yakin para pembalap Honda dapat menaklukan motor mereka masing-masing.

Penulis: Bintang Rahmat