BolaSkor.com - Status sebagai juara Piala Eropa 2020 secara tak sadar mengubah Timnas Italia. Hal itu diakui langsung oleh Leonardo Bonucci.

Italia memang gagal mempertahankan performa apiknya di Piala Eropa 2020, pertengahan tahun ini. Setelah gagal menjuarai UEFA Nations League, Gli Azzurri kini juga harus tampil di playoff untuk lolos ke putaran final Piala Dunia 2022.

Hasil imbang kontra Irlandia Utara pada laga terakhir babak kualifikasi memastikan hal itu terjadi. Italia kehilangan status juara grup C sehingga gagal lolos otomatis ke Qatar.

Baca Juga:

Hasil Kualifikasi Piala Dunia 2022: Inggris Mengamuk, Italia Ikuti Jejak Portugal

Roda Berputar Begitu Cepat untuk Timnas Italia

Diimbangi Swiss, Peluang Italia Lolos ke Piala Dunia 2022 Terancam

Timnas Italia

Penurunan performa Italia memang sangat terlihat usai menjadi juara Eropa. Tim asuhan Roberto Mancini setelah itu hanya mampu menang dua kali dari tujuh laga di semua kompetisi.

Lima laga lainnya berakhir dengan empat hasil imbang dan satu kekalahan. Padahal sampai final Piala Eropa, Italia sempat membukukan 15 kemenangan beruntun.

Bonucci yang menjadi salah satu andalan Timnas Italia pada periode tersebut menyadari adanya sesuatu yang berubah. Namun ia yakin situasi sulit ini bisa segera diakhiri.

“Kami perlu mengisi ulang baterai baik fisik maupun mental, menemukan kembali tekad dan kegembiraan dalam sepak bola kami yang kami miliki di Piala Eropa. Saat itu kami bermain sepak bola dengan kegembiraan melakukannya dan bukan tekanan karena harus membuktikan sesuatu," kata Bonucci kepada RAI Sport.

"Mungkin menjadi Juara Eropa secara tidak sadar telah mengubah sesuatu di sana."

Status sebagai juara Eropa tampaknya menimbulkan beban tersendiri bagi Timnas Italia. Para lawan mereka juga pasti lebih termotivasi dengan label tersebut.

Masalah utama Italia tentu tumpulnya lini depan. Hal ini sebenarnya sudah terlihat sejak Piala Eropa.

Saat itu barisan penyerang Italia kurang berkontribusi dalam urusan mencetak gol. Namun masalah ini tertutupi dengan ketajaman sektor gelandang dan pemain belakang.

“Saya yakin jika kami menemukan kembali kegembiraan dan persatuan sebagai sebuah tim, kami tidak hanya akan pergi ke Piala Dunia. Namun kami akan memiliki Piala Dunia yang hebat," tegas Bonucci.