BolaSkor.com - Kepala eksekutif Premier League Richard Masters buka suara soal terhentinya pengambilalihan Newcastle United. Dia juga mengonfirmasi bahwa pihak investor menolak tawaran banding ke arbitrase independen.

Konsorsium yang terdiri dari Dana Investasi Publik Arab Saudi, Reuben Brothers, dan mitra PCP Capital Amanda Staveley menarik tawaran 340 juta poundterling bulan lalu setelah menunggu izin dari badan berwenang untuk menyelesaikan kesepakatan yang diberikan 17 pekan lalu.

Namun, dalam sebuah surat kepada Anggota Parlemen Newcastle Central Chi Onwurah, Masters menegaskan bahwa kebuntuan terjadi ketika liga mencari jaminan tentang siapa yang akan mengendalikan klub. Diketahui pula bahwa tawaran arbitrase telah diterima, namun tidak diambil.

Baca Juga:

Proses Akuisisi Newcastle United oleh Pangeran Arab Saudi Terancam Batal

Akuisisi Klub Tidak Selalu Berbuah Manis

Ironi Sepak Bola Arab Saudi di Tengah Isu Pembelian Newcastle United

CEO Premier League Richard Masters (premierleague.com)

“Pada bulan Juni, Dewan Premier League membuat keputusan yang jelas mengenai entitas mana yang diyakini akan memiliki kendali atas klub setelah akuisisi yang diusulkan, sesuai dengan Aturan Premier League," demikian isi surat dari Masters.

“Selanjutnya, Premier League kemudian meminta setiap orang atau entitas tersebut untuk memberikan informasi tambahan, yang kemudian akan digunakan untuk mempertimbangkan penilaian dari setiap kemungkinan diskualifikasi."

“Dalam masalah ini, konsorsium tidak setuju dengan keputusan Premier League bahwa satu entitas akan masuk dalam kriteria yang memerlukan penyediaan informasi ini."

“Premier League mengakui perselisihan ini dan menawarkan konsorsium agar masalah tersebut ditentukan oleh pengadilan arbitrase independen jika ingin menantang kesimpulan Dewan. Konsorsium memilih untuk tidak menerima tawaran itu, tetapi juga tidak mengadakan pemberian informasi tambahan. Kemudian, secara sukarela menarik diri dari proses."

Dengan musim baru yang tinggal beberapa minggu lagi dan jendela transfer musim panas yang terpotong sudah terbuka, manajer Steve Bruce dan para pemainnya tetap berada dalam ketidakpastian di dalam dan di luar lapangan.