BolaSkor.com - BTN CLS Knights Indonesia memutuskan mengirim surat protes kepada ASEAN Basketball League (ABL) terkait kasus yang menimpa Brandon Jawato, Selasa (23/4). CLS Knights Indonesia meminta komisioner meninjau ulang insiden antara Brandon dengan penggawa Mono Vampire, Nopporn Saengtong.

Brandon dan Nopporn terlibat pertikaian pada gim pertama semifinal ABL 2018/2019 di GOR Kertajaya, Surabaya, Minggu (21/2). Insiden itu membuat kedua pemain tersebut mendapat ejection langsung.

Hukuman tersebut membuat Brandon dilarang tampil pada gim kedua kontra Mono Vampire. Menanggapi hal ini, CLS Knights Indonesia mengirim surat keberatan kepada ABL.

Baca Juga:

Tiga Tim Susul Boston Celtics di Play-off NBA

Los Angeles Lakers Mulai Berburu Nakhoda Baru

CLS Knights Indonesia mengirimkan video perbandingan saat Jerran Young (Slingers) dan O’Darien Bassett (Eastern) terlibat pertikaian. Pertikaian tersebut jauh lebih parah karena kedua pemain terlibat baku hantam di lapangan, tetapi tidak mendapat ejection.

"Kepada Jericho, kami meminta anda meninjau kembali kejadian dengan dua video terlampir. Di video ini terlihat jelad bagaimana Brandon mendapat dorongan dan bereaksi akan hal itu. Tidak adak kesengajaan dari gerakan tangannya, semua berdasarkan refleks." tulis keterangan resmi CLS Knights dalam surat yang dikirim ke ABL.

Kehilangan Brandon Jawato tentu merupakan kerugian besar bagi CLS Knights Indonesia. Meski berhasil memetik kemenangan di gim pertama, Brandon merupakan pemain penting CLS Knights Indonesia musim ini.