BolaSkor.com - Bruno Fernandes mencetak satu gol indah saat Manchester United menjamu Istanbul Basaksehir dalam lanjutan fase grup Liga Champions 2020-2021. Aksi tersebut membuat dirinya semakin mirip dengan legenda Setan Merah, Paul Scholes.

Dalam laga yang berlangsung di Old Trafford, Rabu (25/11) dini hari WIB, Manchester United menaklukkan tamunya dengan skor telak 4-1. Hasil itu mengokohkan posisi mereka di puncak klasemen grup H dengan poin sembilan.

Fernandes mencetak dua dari empat gol kemenangan Manchester United pada menit ketujuh dan 19. Sementara dua gol lainnya disumbangkan Marcus Rashford lewat titik penalti pada menit ke-35 dan Daniel James di masa injury time.

Baca Juga:

Hasil Pertandingan Liga Champions: Manchester United Berjaya, Barcelona Lolos 16 Besar

Menyibak Alasan Bruno Fernandes Berikan Tendangan Penalti ke Marcus Rashford

Bukan Tiki-Taka Apalagi Filanesia, Solskjaer Ungkap Filosofi Main Man United

Bruno Fernandes

Gol pembuka Fernandes tercipta dengan cara yang spektakuler. Ia melakukan tendangan first time dari bibir kotak penalti memanfaatkan bola rebound yang berawal dari sepak pojok.

Bola sepakan Fernandes menghujam gawang dengan kencang tanpa bisa dihentikan kiper Basaksehir, Mert Gunok. Apa yang dilakukan gelandang berkebangsaan Portugal itu sangat mirip dengan yang biasa dilakukan Scholes.

Scholes tengah bekerja sebagai pundit yang mengamati pertandingan tersebut. Ia pun mengakui gol pertama Fernandes sangat mirip dengan kebiasaannya semasa bermain.

"Saya dulu suka tempat itu, menunggu bola datang dan berharap tidak ada pemain bertahan dan tidak ada orang di tepi kotak penalti. Sungguh tendangan first time yang bagus dan itu adalah gol yang sensasional," kata Scholes kepada BT Sport.

"Dia adalah orang yang memenangkannya untuk mereka sejak awal. Dia pemain mereka yang paling kreatif dan dia akan menciptakan semua peluang, bahkan gol-gol indah dari lini tengah."

Fernandes dan Scholes memang bermain di posisi yang berbeda ketika bermain. Namun cara keduanya memberikan kontribusi lewat umpan dan gol-golnya memang sangat mirip.

Pemain berusia 26 tahun itu juga sempat mengakui kemiripan gaya bermainnya dengan Scholes. Ia bahkan sempat dibuat kagum saat melihat aksi The Ginger Prince lewat tayangan televisi.

Namun terkait gol indah tersebut, Fernandes memilih merendah. Ia menilai hal itu merupakan salah satu tugasnya untuk membantu Manchester United menang.

Itu adalah gol yang sangat bagus, anda harus siap ketika berada di tepi kotak yang mungkin untuk menghentikan serangan balik. Kali ini saya perlu menembak, mungkin lain kali saya harus melakukan pelanggaran dan mendapat kartu kuning," tegasnya.