BolaSkor.com - Mantan pemain Chelsea, Pat Nevin, buka suara terkait dibekukannya The Blues oleh pemerintah Inggris. Menurut Nevin, masa depan The Blues dalam bahaya.

Chelsea akhirnya kena imbas atas serangan Rusia ke Ukraina. Roman Abramovich yang menjadi pemilik Chelsea dianggap pemerintah Inggris ikut terkait dalam serangan tersebut karena dikenal dekat dengan presiden Rusia, Vladimir Putin.

Memang, Abramovich sudah melakukan beberapa langkah antisipasi agar Chelsea tidak kena hukuman. Satu di antaranya dengan menegaskan sudah angkat kaki dan status Chelsea adalah dijual.

Baca Juga:

4 Klub Sepak Bola yang Dimiliki Pengusaha dari Rusia

Roman Abramovich Disanksi, Chelsea Dilarang Jual Tiket Pertandingan dan Merchandise

Pemain Chelsea Tak Siap Ditinggal Roman Abramovich

Namun, pemerintah Inggris akhirnya tetap memberikan sanksi. Chelsea dilarang melakukan berbagai aktivitas seperti menjual tiket pertandingan dan pernak-pernik. Selain itu, aktivitas di bursa transfer, termasuk memperpanjang kontrak pemain juga dilarang.

Kondisi tersebut membuat Pat Nevin khawatir. Ia menilai, masalah yang dihadapi saat ini cukup berat.

"Bukan sesuatu yang lebay jika mengatakan masa depan Chelsea dalam bahaya yang serius. Situasinya berbeda saat ini," papar Nevin seperti dilaporkan BBC.

"Sanksi bisa berarti banyak hal dan akan diperbarui oleh pemerintah saat ini. Orang-orang mengatakan tahu apa yang akan terjadi. Namun, jangan percaya. Mereka sejatinya tidak tahu apa-apa."

Meski demikian, Nevin meyakini Chelsea akan melewati badai kali ini. Namun, bagaimana kondisi The Blues usai badai, itu adalah persoalan lain.

"Saya mendengar suporter dunia maya Chelsea yang percaya ini adalah akhir dunia bagi mereka. Menurut saya, klub akan bertahan hidup. Namun, apakah Chelsea akan terlihat sama ketika semua ini berakhir? Saya tidak berpikir itu akan terjadi," urai Nevin.

Sementara itu, Chelsea sudah mengeluarkan pernyataan resmi terkait sanksi yang diberikan pemerintah Inggris. The Blues bersyukur pemerintah Inggris tetap memberikan izin menjalani sisa musim ini.