BolaSkor.com - Pelatih Bali United, Stefano Cugurra, menilai timnya kehilangan konsentrasi saat kalah dari Bhayangkara FC 1-2 pada lanjutan Liga 1 2021/2022 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (23/10) malam.

Bali United harus memperpanjang rentetan laga tanpa kemenangan. Total sudah empat laga dilalui Bali United dengan hasil dua kali seri serta dua kali kalah.

Banyak pihak menilai Bali United selalu keteteran ketika melawan tim yang mengandalkan kecepatan. Termasuk Bhayangkara FC yang mengandalkan kecepatan para pemainnya, terutama Andik Vermansyah.

Baca Juga:

Paul Munster Ungkap Kunci Sukses Bhayangkara FC Kalahkan Bali United

Jumpa di Laga Berikut, Pelatih Persib Komentari Pencapaian PSIS

Namun, pandangan berbeda dimiliki Stefano Cugurra. Pelatih yang akrab disapa Teco itu menilai dua gol Bhayangkara FC tercipta karena timnya hilang konsentrasi.

Bhayangkara FC unggul menit ke-18 lewat penalti Anderson Salles. Namun, gol itu segera direspon Bali United dengan gol Ilija Spasojevic semenit kemudian.

Lagi-lagi, masalah sama terulang di babak kedua. Gol dicetak Hargianto menit ke-51. Hargianto berdiri tanpa kawalan ketika menerima umpan dari Dendy Sulistyawan.

"Babak kedua kita kebobolan terlalu cepat. Kita kehilangan konsentrasi lagi. Setelah itu kita juga dapat kartu merah yang membuat pertandingan jadi tidak mudah," ucap Teco usai pertandingan.

"Saya pikir semua pemain sudah kerja keras. Ketika bermain dengan sepuluh pemain, kita masih menyerang dan dapat beberapa peluang, tapi tidak bisa cetak gol lagi," lanjut Teco.

Hanya mendapatkan dua poin dari empat laga membuat Bali United semakin terlepar dari persaingan papan atas. Bali United berada di posisi tujuh dengan 12 poin, selisih tujuh poin dari Bhayangkara FC di puncak klasemen.

"Ini situasi dari sepak bola. Kita mulai kompetisi dengan bagus, dapat beberapa kemenangan, sekarang kita turun di kompetisi. Kita harus kerja lebih keras lagi," papar Teco.

Bali United akan melakoni pekan kesembilan Liga 1 2021/2022, dengan menghadapi PSS Sleman di Stadion Manahan, Solo, Rabu (27/10) malam. (Laporan Kontributor Putra Wijaya/Bali)