BolaSkor.com - Tidak ada angin, tidak ada badai, tiba-tiba transfer besar terjadi dengan melibatkan Atletico Madrid dan klub asal Tiongkok, Dalian Yifang. Tidak tanggung-tanggung, dua pemain sekaligus ditransfer ke Dalian, yaitu Yannick Carrasco dan Nicolas Gaitan.

"Yannick Carrasco telah ditransfer ke Dalian Yifang, klub Chinese Super League (CSL). Winger asal Belgia bergabung dengan Atletico Madrid pada 10 Juli 2015 dan telah tampil 124 kali. Dia mencetak 23 gol dan memberi 17 assists selama bermain sebagai pemain Atletico," tutur pernyataan di laman resmi Atletico, Selasa (27/02).

"Nico Gaitan telah dijual ke Dalian Yifang, klub Chinese Super League. Winger asal Argentina bergabung dengan Atletico Madrid pada musim panas 2016 dan tampil 49 kali untuk klub," lanjut pernyataan tersebut.

Kepergian keduanya terbilang mengejutkan, meski bukan sekali ini saja klub-klub asal Tiongkok mendatangkan pemain Eropa. Khususnya untuk Carrasco yang baru berusia 24 tahun. Keputusannya pergi meninggalkan Eropa disesali banyak orang, karena kariernya masih bisa berkembang pesat di Benua Biru.

Tak pelak muncul stigma, jika Carrasco pergi karena mengejar uang semata, di mana klub-klub Tiongkok memang royal mengeluarkan uang untuk menggaji pemain Eropa. Carrasco kabarnya menerima pendapatan 8,8 juta poundsterling per musimnya.

Dalian disinyalir mengeluarkan uang sebesar 30 juta euro dan 18 juta euro untuk merektu Carrasco dan Gaitan. Carrasco juga mengungkapkan alasan kepergiannya ke Negeri Tirai Bambu, dan membantah kepergiannya karena mengejar kekayaan semata.

"Saya memutuskan pergi ke Atletico dan memulai petualangan baru dengan Dalian Yifang, untuk bergabung dengan proyek Grup Wanda (sponsor Atletico). Liga di Tiongkok sangat terkenal, kondisi bekerja di sana sempurna, infrastruktur baru juga modern dan tersedia untuk fans serta pemain. Level bermain meningkat tiap musimnya," tutur Carrasco.

"Saya sangat bahagia dan tidak sabar bergabung dengan rekan setim baru di Dalian Yifang dalam beberapa hari ke depan. Proyek dan tawaran dari klub merupakan pertanda kepercayaan dan respek, dan mewakili kesempatan untuk mengembangkan kualitas serta masa depan," paparnya.

Carrasco tidak khawatir prospeknya membela Timnas Belgia pada Piala Dunia 2018 hilang karena bermain di Tiongkok. Ia justru tertantang meningkatkan sepak bola di Tiongkok bersama eks pesepakbola Eropa yang sudah terlebih dahulu bermain di sana.

"Bersama dengan Hulk, (Ezequiel) Lavezzi, (Fabio) Capello dan tentu saja teman saya, (Axel) Witsel, saya akan berkontribusi dengan perkembangan sepak bola di negara yang menggilai sepak bola," harap Carrasco.