BolaSkor.com - Kylian Mbappe mencetak hat-trick saat Paris Saint-Germain (PSG) membungkam Barcelona pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2020-2021. Namun penyerang berkebangsaan Prancis itu bukan satu-satunya bintang dalam laga ini.

Pada laga yang berlangsung di Camp Nou, Rabu (17/2) dini hari WIB, PSG menang dengan skor telak 4-1. Hasil ini membuat satu kaki Les Parisiens sudah menginjak babak selanjutnya.

Barcelona sempat memimpin lebih dulu lewat penalti Lionel Messi pada menit ke-27. Namun Mbappe hanya butuh waktu lima menit untuk menyamakan kedudukan.

Baca Juga:

Barcelona 1-4 PSG: Mbappe Jadi Inspirasi Kemenangan di Camp Nou

Usai Bantu PSG Gilas Barcelona, Kylian Mbappe Bicara Masa Depan

Terpesona, Griezmann Ramal Mbappe Bisa Sekaliber Messi dan Ronaldo

Marco Verratti tampil gemilang kontra Barcelona.

Penyerang berusia 22 tahun itu kemudian mencetak dua gol tambahan pada menit ke-65 dan 85. Di sela-sela kedua gol tersebut, Moise Kean juga menambah derita Barcelona dengan mencetak satu gol.

Usai laga, Mbappe dianugerahi gelar Man of the Match. Hal itu merupakan hal yang wajar.

Pelatih PSG, Mauricio Pochettino juga memuji performa Mbappe. Namun ia menyebut ada satu pemain lain yang berperan penting dalam kemenangan ini.

Pemain yang dimaksud adalah Marco Verratti. Ia secara khusus mengubah peran gelandang berkebangsaan Italia tersebut untuk meredam kekuatan Barcelona.

"Dia benar-benar pemain yang hebat. Dia adalah pemain dengan kemampuan yang sangat baik untuk membaca permainan,” kata Pochettino kepada RMC Sport.

“Dia membuat setiap kami menguasai bola untuk memulai serangan dengan lebih baik. Dalam fase menyerang, dia bisa menggandakan usahanya dan memprovokasi situasi ke depan."

Verratti dikenal sebagai gelandang jangkar yang hebat. namun pada laga kontra Barcelona, Pochettino memainkannya sebagai kreator serangan dalam formasi 4-2-3-1.

Eksperimen tersebut terbukti jitu. Verratti terlihat sangat aktif dalam skema permainan PSG. Ia juga menorehkan assist untuk gol pertama Mbappe.

Bukan tidak mungkin Verratti akan terus dimainkan sebagai gelandang serang. Pochettino memang butuh opsi baru setelah Neymar dan Angel Di Maria absen karena cedera.