BolaSkor.com - Mantan pemain Manchester United, Paul Parker, menilai Ole Gunnar Solskjaer tidak pantas dijadikan kambing hitam atas hasil bobrok yang diraih The Red Devils. Parker mengatakan, penyebab utama Man United terpuruk adalah manajemen.

Manchester United melanjutkan tren negatif usai dikalahkan Newcastle United 1-0. Itu merupakan kekalahan ketiga Paul Pogba dan kawan-kawan di Premier League.

Baca Juga:

Dua Fakta yang Membuktikan Manchester United Sedang Krisis

4 Manajer Pengangguran yang Bisa Menggantikan Solskjaer di Manchester United

Manchester United Susah Bikin Gol, Daniel James Siap Jadi Nomor 9

Ole Gunnar Solskjaer

Satu figur yang mendapat sorotan tajam karena hasil tersebut adalah Solskjaer. Manajer asal Norwegia tersebut dianggap tak mampu menangani tim sebesar The Red Devils.

"Semua orang berusaha menyalahkan Solskjaer. Namun, Anda harus ingat dia berusaha mengelola dan melatih klub profesional di Premier League," ungkap Paul Parker seperti dilaporkan TalkSPORT.

Ole Gunnar Solskjaer dikabarkan tidak mendapatkan kendali penuh pada bursa transfer Manchester United. Meski sudah kehilangan banyak pemain, namun pihak manajemen tidak memberikan lampu hijau bagi Solskjaer mendatangkan pemain yang ia inginkan.

"Akan tetapi, dia tidak dibiarkan melakukan pekerjaan dengan benar. Sebab, ada orang yang melarangnya mengejar dan mendatangkan pemain yang dia inginkan. Hal itu diperlukan untuk menjaga peluang terbaiknya."

"Situasi tersebut merupakan masalah besar. Masalah bagi klub mana pun di divisi mana pun. Ketika bekerja di klub Premier League seperti Manchester United, Anda tidak menunjukkan tanda ingin juara, tiba-tiba segala tudingan negatif akan mengarah kepadanya. Itulah yang terjadi pada Solskjaer."

"Anda tidak perlu menjadi ilmuwan atau mantan pemain untuk mengetahui masalah Manchester United. Mereka bukan hanya Manchester United Football Club lagi. Man United saat ini hanya merek tanpa klub sepak bola sebagai mana seharusnya," sambung Parker.

Manchester United hanya berjarak dua poin dari Everton yang menduduki zona degradasi. Setelah jeda internasional, Man United akan menjamu sang pemimpin klasemen, Liverpool.