BolaSkor.com – Kegagalan Ferrari di paruh pertama musim 2022 memicu kekecewaan publik. Tidak sedikit dari mereka berspekulasi Ferrari akan merombak total skuadnya.

Musim 2022 seharusnya menjadi tahunnya Ferrari. Terbukti tim yang bermarkas di Maranello, Italia ini mampu menciptakan mobil yang dapat membantu kedua pembalapnya merebut delapan podium sepanjang paruh pertama musim ini.

Sayangnya hasil positif ini tidak berlangsung lama. Seiring berjalannya waktu, Ferrari justru tampil tidak konsisten. Tim berlambang kuda jingkrak ini akhirnya harus menutup paruh pertama musim ini dengan kekecewaan.

Tentunya ini menjadi tanda tanya besar. Bagaimana tim sekelas Ferrari meraih hasil memalukan yang dapat mencoreng nama besarnya sebagai tim langganan juara.

Terkait hal ini, mantan insinyur Formula 1, Garry Anderson ikut angkat bicara. Menurutnya, jika Ferrari belum bisa dapat mengatasi kondisi ini, ada kemungkinan terjadi perombakan tim secara besar-besaran.

“Masih ada sembilan balapan lagi, tetapi Charles Leclerc berada jauh dari Max Verstappen di klasemen sementara. Saya melihat sangat sulit untuk membuka peluang bersaing memperebutkan gelar juara, dan jika tidak ada yang berubah, saya percaya di Maranello akan ada banyak kepala yang akan pindah (di depak),” tutur Garry, dikutip dari tuttomotoriweb.it.

Jika pernyataan Garry benar adanya, maka ada satu pihak yang berpeluang besar di depak, yakni pemimpin tim saat ini, Mattia Binotto. Sebab Binotto beberapa kali gagal memenuhi ekspetasi Ferrari.

Pria berumur 52 tahun ini bahkan sempat mempermalukan tim di GP Hungaria. Ketika itu Ferrari melakukan blunder karena salah pakai ban. Akibatnya Charles Laclerc gagal merebut podium kemenangan.

Penulis: Bintang Rahmat