BolaSkor.com - Lionel Messi tidak surut niat meninggalkan Barcelona. Bahkan, La Pulga telah menyiapkan sejumlah amunisi untuk melawan klub yang membesarkan namanya itu.

Kabar keinginan Lionel Messi meninggalkan Barcelona mulai berembus kencang jelang akhir musim 2019-2020. Ketika itu, hubungan Messi yang tak harmonis dengan Quique Setien dituding menjadi satu di antara penyebabnya.

Situasi semakin memanas pada dua pekan terakhir. Padahal, Barca telah memecat Setien dan menunjuk Ronald Koeman sebagai pengganti.

Baca juga:

LaLiga Keluarkan Pernyataan soal Lionel Messi, Isinya Bela Barcelona

Lionel Messi Ingin Pergi, Lautaro Martinez Jadi Malas Gabung Barcelona

Dana yang Harus Dibayarkan Barcelona jika Ingin Putus Kontrak Luis Suarez

Lionel Messi

Rupanya, Lionel Messi digosipkan juga tidak menyukai kepemimpinan Josep Maria Bartomeu. Keinginan Messi meninggalkan Barca kian bulat karena ingin menjajal tantangan baru jelang akhir kariernya.

Satu di antara jalan yang diambil Messi untuk meninggalkan Barca adalah dengan mengaktifkan klausul dalam kontrak yang memperbolehkannya pergi dengan cara memutus kontrak.

Menurut pengacara Messi, klausul tersebut baru berakhir pada 23 Agustus atau ketika musim 2019-2020 usai. Oleh karena itu, Messi harus memberi tahu Barca jika ingin menggunakan klausul tersebut sebelum 23 Agustus.

La Pulga sadar, langkah meninggalkan Barcelona akan menghadapi banyak halangan dan bisa dipelintir jika tidak memegang bukti. Messi pun menggunakan layanan burofax untuk memberi tahu Barcelona jika ingin angkat kaki.

Burofax merupakan perusahaan layanan pos milik Correos yang digunakan untuk mengirim dokumen. Kelebihan Burofax adalah dapat memberikan bukti jika dokumen tersebut telah dikirim.

Burofax bisa membuktikan secara hukum jika sang pengirim telah mengirimkan dokumen pada tanggal tertentu dan sang penerima telah mendapatkannya pada tanggal tertentu. Selain itu, isi pesan yang dikirimkan juga bisa dilihat.

Menurut AS, Messi telah mengirimkan dokumen untuk mengaktifkan klausul pada 20 Agustus, atau tiga hari sebelum tenggat berakhir. Oleh karenanya, Messi percaya diri jika akhirnya harus menghadapi Barcelona di meja hijau.

Sementara itu, Barcelona tidak tinggal diam menghadapi langkah pemain 33 tahun tersebut. Barca menyebut, klausul sudah berakhir pada Juni.

Saat ini, ketegangan Lionel Messi dan Barcelona menghadapi babak baru. Messi tidak mengikuti tes PCR yang dilakukan Barcelona untuk bersiap menghadapi musim 2020-2021.