BolaSkor.com - Pembalap MotoGP kerap disebut sebagai manusia super. Karena mereka bisa tetap mengendarai motor sangat kencang meski kondisi fisik tidak 100 persen fit.

Anggapan di atas kembali ditunjukkan pembalap LCR Honda, Cal Crutchlow saat finis ketiga pada lomba di Sirkuit Sachsenring, Jerman, Minggu (07/07).

Baca Juga:

Menguak Alasan Marc Marquez Begitu Kencang di Lomba MotoGP Jerman: Race Pace Konsisten 1 Menit 21 Detik

Lomba MotoGP Jerman: Raih 10 Kemenangan Beruntun di Sachsenring, Marc Marquez Sempurna

Bagaimana tidak, hari Rabu lalu atau hanya dua hari sebelum latihan bebas pertama MotoGP Jerman, Jumat, Cal Crutchlow terjatuh ketika bersepeda.

Akibatnya, tulang tibia kaki kanannya patah. Tidak hanya itu, ligamen ACL juga mengalami kerusakan. Hebatnya dengan semua kondisi di atas, Crutchlow bahkan nyaris mengalahkan Maverick Vinales untuk finis kedua MotoGP Jerman.

Menariknya bukan kali ini saja Crutchlow sukses naik podium usai cedera. Pada lomba putaran perdana di Losail, Qatar, ia juga naik podium ketiga setelah cedera pergelangan kaki.

"Mungkin saya harus cedera dulu pada semua lomba MotoGP," canda Crutchlow. "Pada hari Rabu, saya mengalami insiden yang mengerikan. Lucio (Cecchinello, pemilik LCR), seperti biasa, selalu stres dan sangat khawatir," lanjutnya.

Lebih lanjut Crutchlow mengatakan meski terkendala cedera, dirinya merasa kondisi fisiknya baik-baik saja sepanjang akhir pekan. Oleh karena itulah, ia enggan mengeluh dan hanya fokus menunjukkan performa maksimal.

"Pada hari Kamis, saya bahkan sudah berpikir kondisi cedera ini tidak akan jadi alasan untuk performa saya di Sachsenring. Ketika sudah beada di motor, saya hanya fokus memberikan maksimal," Crutchlow mengungkapkan.*