BolaSkor.com - Berlari di tengah lapangan rumput yang hijau. Bola di kakinya, bergulir dengan lincah. Lari, lari, lari (lari lari lari). Tendang dan berlari. Dengan tendangan halilintar dia cetak gol. Saat itu dialah pahlawan kita.

Demikianlah penggalan lirik lagu Captain Tsubasa yang menjadi satu di antara kartun paling laris di Indonesia, bahkan dunia. Captain Tsubasa tidak hanya sekadar lakon biasa, namun juga inspirasi bagi para legenda sepak bola dunia.

Captain Tsubasa mengembol dari gagasan kartunis asal Jepang, Yoichi Takahashi. Ide Takahashi menggarap komik tentang sepak bola terbilang gila karena pada periode akhir 1970-an, olahraga yang mendominasi di Jepang adalah sumo dan bisbol.

Satu di antara sempena hati Takahashi dalam membuat Captain Tsubasa adalah Piala Dunia 1978 di Argentina. Takahashi mengawang jauh ihwal mimpi Jepang berlaga di Piala Dunia.

Takahashi pun mulai menuangkan idenya dengan menciptakan karakter utama bernama Tsubasa Oozora. Untuk lebih mengikat pembaca, Takahashi membuat Tsubasa sangat erat dengan sepak bola, satu di antara jargon yang terkenal: bola adalah teman. Bahkan, pada usia satu tahun, Tsubasa dikisahkan selamat setelah ditabrak bus karena memeluk bola.

Baca juga:

Menerka Bursa Transfer Inter Milan: Memperkental Cita Rasa Italia

5 Mantan Pemain Leeds United yang Menjadi Bintang Premier League

5 Pemain yang Berpotensi Menyelamatkan AS Roma dari Kebangkrutan

Captain Tsubasa

Captain Tsubasa pertama kali muncul pada majalah mingguan, Shonen Jump. Hingga saat ini, tidak kurang dari 15 serial manga, enam seri anime, empat film panjang, 14 game multikonsol, dan berbagai macam mainan memorabilia mengenai Tsubasa sudah terbit. Itu membuktikan sang kapten masa depan selalu berada di hati penggemarnya.

Takahashi pun tidak lupa pada mimpinya melihat tim nasional Jepang berlaga di Piala Dunia. Tak heran, pada satu di antara edisi awal Captain Tsubasa, sang tokoh utama melafazkan: "Suatu hari, aku akan mewujudkannya!".

Captain Tsubasa bak candu yang terus merongrong. Tertinggal satu episode mambuat hati terasa kosong.

Meskipun hanya cerita fiksi, namun Captain Tsubasa diyakini memberikan pengaruh besar pada perkembangan sepak bola Jepang. Anak-anak di Jepang punya tujuan yang senada yakni berlaga di Piala Dunia.

"Kemunculan Captain Tsubasa membuat geger sepak bola di Jepang dan mempercepat perkembangan olahraga," terang Takahashi pada wawancara dengan Nippon pada 2011.

Captain Tsubasa

Meski Captain Tsubasa semakin digandrungi, namun Takahashi tidak besar kepala. Ia menilai, Captain Tsubasa tidak punya garis lurus dengan melesatnya prestasi Jepang di sepak bola. Takahasi tidak silau kendati Captain Tsubasa dianggap sebagai satu di antara alasan Jepang lolos ke Piala Dunia untuk pertama kali pada 1998.

"Saya pikir, itu bukan karena pengaruh Captain Tsubasa. Itu terjadi karena daya tarik sepak bola itu sendiri yang telah menyebabkan penerimaan luas yang dinikmati dunia olahraga hari ini," ulas sang kreator.

"Namun, saya bersyukur orang-orang mengatakan demikian. Jujur, itu menyenangkan untuk berpikir saya mungkin memberikan dorongan pada sepak bola Jepang sampai tingkat tertentu."

Terlepas dari jawaban diplomatis Takahashi, satu fakta yang tak bisa ditepis adalah Captain Tsubasa banyak menginspirasi banyak pemain dunia. Satu di antaranya adalah pemain yang dianggap sebagai bakat terbesar dalam sejarah sepak bola Jepang, Hidetoshi Nakata.

"Di Jepang, sekitar 20 atau 30 tahun yang lalu, saya tidak punya pahlawan, tim impian," kenang mantan pemain AS Roma itu dalam wawancara dengan FIFA.

"Namun, ada kartun bernama Captain Tsubasa. Ketika melihatnya, saya sangat menyukai sepak bola. Saya sedang berpikir tentang bermain bisbol atau sepak bola, saya akan memilih sepak bola."