BolaSkor.com - Dalam kariernya megabintang Portugal Cristiano Ronaldo telah menjalani cerita sukses dengan klub-klub yang dibelanya, dari Manchester United, Real Madrid, dan Juventus. Sukses dari sisi kolektif hingga individu.

Lima ballon d'Or, lima titel Liga Champions, tiga titel Premier League, dua Scudetto, dan dua titel LaLiga serta Piala Eropa serta UEFA Nations League merupakan titel-titel prestisius yang pernah diraih CR7.

Akan tapi selayaknya 'badai' yang datang ketika publik figur tengah naik daun begitu pula Ronaldo. Di kala ia digemari banyak orang, ada juga mereka yang menjadi haters serta mengkritiknya.

Kritikan itu seperti mereka yang menilai Ronaldo pemalas untuk membantu tim dalam fase bertahan, meski faktanya ia sudah mencetak enam gol dari sembilan laga di seluruh kompetisi. Lantas bagaimana cara Ronaldo mengatasi kritikan itu?

Baca Juga:

November Jadi Bulan Penghakiman Ole Gunnar Solskjaer

Mo Salah Vs Cristiano Ronaldo di Usia 29 Tahun

Analisis Jurgen Klopp soal Perbandingan Mo Salah Vs Cristiano Ronaldo

Cristiano Ronaldo

“Saya tahu kapan tim membutuhkan bantuan saya untuk bertahan. Tetapi peran saya di klub adalah untuk menang, membantu tim untuk menang dan mencetak gol – (sisi bertahan) adalah bagian dari pekerjaan saya," tutur Ronaldo dikutip dari Goal.

"Orang-orang yang tidak ingin melihat itu karena mereka tidak menyukai saya, tetapi sejujurnya saya berusia 36 tahun, saya memenangkan segalanya, jadi apakah saya akan khawatir tentang orang-orang yang mengatakan hal-hal buruk tentang saya?

"Saya tidur nyenyak di malam hari. Saya pergi ke tempat tidur dengan hati nurani yang sangat baik. Itu berlanjut karena saya masih akan menutup mulut dan memenangkan banyak hal."

“Kritik adalah bagian dari bisnis. Saya tidak khawatir tentang itu. Dan saya melihatnya sebagai hal yang baik, jujur. Jika mereka khawatir tentang saya atau mereka berbicara tentang saya, itu karena mereka tahu potensi dan nilai saya dalam sepak bola."

"Jadi bagus. Saya akan memberi Anda contoh: jika Anda di sekolah dan Anda adalah siswa terbaik, Anda bertanya kepada siswa terburuk apakah dia paling suka, mereka akan mengatakan mereka tidak menyukainya," tegas dia.

Menjaga rasa lapar, tidak cepat puas, dan terus bekerja keras menjaga motivasi eks pemain Sporting Lisbon itu. Ronaldo berharap bisa membantu United kembali sukses.

“Saya pikir kata utamanya adalah saya masih senang dan menikmati sepak bola. Tidak masalah berapa banyak hal yang saya menangkan dalam karier saya. Saya memenangkan segalanya tetapi saya masih termotivasi," imbuh Ronaldo.

"Saya berada di babak baru dalam hidup saya, bahkan dengan usia saya, dan inilah mengapa saya di sini - untuk mencoba menang, dan saya pikir Manchester perlu berada pada level kemenangan itu dan berpikir untuk memenangkan hal-hal besar, jadi saya saya di sini untuk membantu," urai dia.