BolaSkor.com - Penampilan Antoine Griezmann di Barcelona dengan timnas Prancis bak dua pemain yang berbeda. Performanya dengan Prancis bagus sementara dengan Barcelona tak terlihat karena posisi bermain yang cukup rumit.

Griezmann (29 tahun) direkrut Barcelona dari Atletico Madrid pada 2019 dengan menebus klausul pembeliannya sebesar 120 juta euro. Namun performanya musim lalu belum sesuai dengan banderol itu. Griezmann mencetak 15 gol dan memberikan empat assists dari 48 laga di bawah arahan Ernesto Valverde dan Quique Setien.

Kontribusinya dalam bertahan lebih besar ketimbang ofensif yang memang lebih dibutuhkan Barca. Bahkan di musim ini Griezmann belum ditempatkan di posisi yang benar oleh Ronald Koeman sebagai penyerang sayap kanan.

Posisi penyerang sayap memang jadi posisi awal Griezmann ketika ia bermain dengan Real Sociedad (2009-2014), tapi sejak gabung Atletico perannya berubah menjadi 'pendukung' striker atau penyerang kedua yang bisa ditempatkan pada posisi 10 (gelandang serang).

Posisi itulah yang digunakan Didier Deschamps untuk Griezmann di timnas Prancis.

Baca Juga:

Cetak Gol Kontra Ukraina, Eduardo Camavinga Masuk Buku Sejarah Timnas Prancis

Antoine Griezmann Tak Bahagia di Barcelona

5 Pemain dengan Klausul Pelepasan Tertinggi: Lionel Messi Bukan yang Pertama

Antoine Griezmann di timnas Prancis

"Bagi saya (Deschamps), dia masih lebih efektif ketika dia berada di jantung permainan, ketika dia banyak menyentuh bola. Dalam posisi itu, dia memiliki kemungkinan untuk datang dan membantu di lini tengah juga," tutur Deschamps dikutip dari Goal.

"Dia tidak memiliki kemampuan untuk merebut bola dan mengalahkan lawan di sayap seperti yang lain. Dia perlu banyak menyentuh bola dan dia pintar dalam pergerakannya."

Hasilnya pun bisa dilihat. Griezmann baru ini mencetak gol dan mengalirkan serangan Prancis ketika menang 7-1 di laga uji coba melawan Ukraina, plus dia telah memenangi Piala Dunia 2018 serta penghargaan personal Bola Perunggu dan Sepatu Perak atas gol-golnya.

Griezmann saat ini sudah mencetak 32 gol dari 81 caps dengan timnas Prancis, mendekatkannya sebagai salah satu dari lima top skorer sepanjang masa Prancis. Cara Deschamps memaksimalkan Griezmann di Prancis bisa jadi pembelajaran untuk Koeman di Barcelona.

Antoine Griezmann dengan Barcelona

"Saya yakin dia (Griezmann) tidak senang dengan situasi ini. Saya tidak mengganggu penggunaan pemain saya di klub lain, di Barca atau siapa pun."

"Antoine bermain di sisi kanan saat ini. Benar bahwa Koeman berkata, dan mengatakan kepadanya, bahwa dia tidak mengerti bahwa dia terbiasa bermain di posisi yang lebih sentral," imbuh Deschamps.

Tidak mudah bagi Koeman menempatkan Griezmann seperti halnya kala ia membela timnas Prancis. Prancis tidak memiliki Lionel Messi seperti halnya Barcelona.

Messi tentu bukan 'masalah' yang mengganjal Griezmann hingga penampilannya tak maksimal. Pekerjaan rumah itu menjadi milik Koeman untuk memaksimalkan skuad yang dimilikinya, termasuk membagi tugas Messi dan Griezmann dalam menjemput bola dan mengalirkan serangan ke depan.