BolaSkor.com - Tertundanya Premier League musim 2019-2020 karena pandemi virus corona membuat klub-klub peserta meliburkan sejenak skuatnya. Hal ini tentu bisa mengganggu ritme para pemain saat kompetisi dilanjutkan nanti.

Seperti diketahui, Pandemi virus corona memaksa sejumlah negara termasuk Inggris menerapkan kebijakan lockdown dan physical distancing. Kebijakan tersebut membuat ruang gerak masyarakat termasuk pemain Premier League dibatasi.

Ini menjadi tantangan tersendiri bagi seluruh klub karena sama-sama menghadapi situasi yang jarang terjadi. Mereka harus menyusun program latihan yang tepat untuk menjaga peak performance para pemainnya.

Tantangan semakin bertambah karena jadwal kelanjutan Premier League belum ditentukan. Kompetisi baru digulirkan kembali saat situasi sudah dinyatakan aman yang sayangnya tidak diketahui kapan itu terjadi.

Menjaga kondisi fisik di tengah pembatasan ruang gerak bukan hal mudah. Para pemain dipaksa berlatih di rumah.

Baca Juga:

Cara Premier League Tangani Krisis Virus Corona Tuai Kecaman

Pernyataan FIFA Terkait Kontrak Pemain dan Bursa Transfer di Tengah Pandemi Virus Corona

Toni Kroos Tolak Ide Pemotongan Gaji

Alex Oxlade-Chamberlain

Menurut The Sun, kebanyakan pemain Premier League berinisiatif melakukan latihan sendiri memanfaatkan fasilitas pusat kebugaran yang ada di rumah mereka untuk menjaga kondisi fisik. Selain itu, berenang juga menjadi salah satu opsi lain.

Sementara Liverpool memberikan telah menyiapkan program latihan individu kepada para pemainnya. Mohamed Salah dan kawan-kawan menjalankannya dari kediaman masing-masing.

"Pemain telah diberikan program individu selama periode ini dan pelatihan tim utama berlangsung normal hari ini," bunyi pernyataan Liverpool.

Analisis menarik disampaikan fisioterapi Arsenal, Gary Lewin. Ia menilai harus ada program latihan dengan tingkat intensitas yang bertahap untuk menjaga kondisi para pemain.

"Jika pemain absen selama tujuh hari, mereka akan diberikan jadwal latihan pribadi. Jika mereka kembali di tempat latihan pada minggu kedua, maka mereka akan seperti menjalani pramusim mini dengan untuk membangun kembali tingkat kebugaran," tulis Gary Lewin dalam kolomnya di Daily Mail.

"Minggu ketiga atau sebelum 4 April, akan lebih standar dengan kerja fisik yang lebih keras di awal dan latihan taktik di bagian akhir."