BolaSkor.com - Pada masa kepelatihan Ole Gunnar Solskjaer di Manchester United, sorotan kepada klub sangatlah besar karena inkonsistensi penampilan. Salah satu hal unik yang menjadi sindiran publik adalah istilah 'McFred'.

Tidak ada pemain bernama McFred di Manchester United. Itu merupakan banter dari publik atau ejekan kepada dua pemain United, Scott McTominay dan Fred, yang selalu dimainkan Solskjaer sebagai dua pivot (gelandang jangkar) pada taktik 4-2-3-1.

Candaan itu pun semakin menjadi karena di kala kedua pemain tampil menurun, Solskjaer tetap memercayai mereka bermain. Sementara penilaian lainnya melihat cara bermain McTominay dan Fred konservatif.

Perbandingan muncul dengan Jorginho di Chelsea, Rodri di Manchester City, atau Thiago Alcantara di Liverpool, dua gelandang dengan visi bermain bagus dan mampu menjadi komando permainan dari lini tengah.

Baca Juga:

Jadwal Undian dan Tim-tim yang Lolos ke-16 Besar Liga Champions

Ralf Rangnick Bandingkan Mason Greenwood dengan Erling Haaland

Kisah Unik Robbie Savage: Jadi Komentator Debut Sang Anak di Manchester United

Caption

Menanggapi kritikan miring tersebut, McTominay tetap santai karena menurutnya yang terpenting adalah mindsetnya sendiri, bukan memikirkan kritikan orang lain meski itu tak mudah dilakukan.

“Kadang-kadang pertandingan sulit. Kami mengalami saat-saat sulit musim ini sebagai skuad, dan kami berdua (Fred dan McTominay) sebagai individu, itu bagian tak terpisahkan dari permainan,” kata McTominay kepada Sky Sports.

“Saya tidak punya hal lain untuk dikatakan selain saya memberikan segalanya, saya mencoba yang terbaik untuk berkembang, untuk belajar. Seorang pelatih baru telah datang dan saya melakukan semua yang saya bisa lakukan.

"Anda hanya harus melanjutkannya dan bersikap tegas. Orang dapat mengatakan apa yang mereka inginkan, tetapi pada akhirnya sayalah yang ada di kepala saya sendiri, dan saya tahu apa yang saya lakukan di balik pintu tertutup adalah hal terbaik," tegas gelandang asal Skotlandia itu.