BolaSkor.com - Piala Eropa 2020 mulai memasuki tahap akhir pada babak grup. Lantas, bagaimana menentukan peringkat jika ada tim nasional yang memiliki poin yang sama? Tak perlu bingung, berikut ulasannya:

Piala Eropa 2020 diikuti 24 klub yang terbagi dalam enam grup. Itu artinya, setiap grup dihuni empat tim nasional.

Nantinya, dua klub terbaik dari setiap grup berhak melaju ke babak 16 besar. Adapun, empat tim lainnya diambil dari peringkat tiga terbaik.

Baca Juga:

Ketika Statistik 16 Gol Plus 20 Asisst Sancho Tak Berarti di Mata Southgate

Hitung-hitungan Peluang Inggris Lolos Ke-16 Besar Usai Ditahan Skotlandia

Piala Eropa 2020: Harry Kane Melempem, Southgate Berikan Pembelaan

Klasemen akhir Grup A

Untuk menentukan urutan klasemen, tolok ukur pertama yang digunakan tentunya adalah jumlah poin. Tim dengan jumlah poin lebih banyak pastinya akan berada di peringkat lebih baik.

Jika ada tim yang memiliki jumlah poin yang sama, aturan yang digunakan berikutnya adalah selisih gol. Setelah itu, giliran produktivitas gol yang menjadi pembeda.

Jika setelah empat aturan itu masih imbang, tim yang memiliki poin sama akan diurutkan berdasarkan jumlah kemenangan. Jika masih identik lagi, jumlah hukuman kartu yang menjadi penyaring.

Cara terakhir untuk menentukan klasemen pada babak grup jika ada tim yang punya poin sama adalah peringkat sesuai koefisien UEFA ketika turnamen berlangsung. Dengan cara terakhir itu, dipastikan tidak ada lagi kemungkinan hasil yang sama.

Langkah tersebut digunakan untuk mengurutkan peringkat di Grup A. Wales dan Swiss yang sama-sama meraih empat poin disaring berdasarkan urutan peraturan di atas.

Hasilnya, Wales berhak menempati posisi kedua karena unggul selisih gol. Jika Wales memiliki selisih gol satu, Swiss mencatatkan minus satu.

Jadi, Sobat BolaSkor tak perlu bingung lagi kan dalam menentukan peringkat klasemen babak grup jika ada tim dengan poin yang sama?

Simak Rangkuman keseruan Piala Eropa 2020 di sini