BolaSkor.com - Manajer Manchester City, Pep Guardiola belum puas dengan torehan 20 kemenangan beruntun di semua kompetisi. Pria berkebangsaan Spanyol itu punya cara unik untuk menjaga naluri membunuh tim asuhannya.

Manchester City kini memang berlari sendirian dalam perburuan gelar juara Premier League 2020-2021. The Citizens unggul 12 poin dari pesaing terdekatnya dengan sisa 12 pertandingan.

Kondisi ini harusnya bisa membuat Kevin de Bruyne dan kawan-kawan sedikit bersantai. Namun hal tersebut sama sekali tidak diinginkan Guardiola.

Baca Juga:

Status Legenda Hidup Tak Garansi Aguero Dipertahankan Man City

Bocoran Orang Dalam: Hubungan Guardiola-Raiola Tak Ganggu Rencana Rekrut Haaland

Pengakuan Mengejutkan Ilkay Gundogan: Nyaris Gabung Man United

Manchester City

Guardiola memberikan sebuah ultimatum kepada pasukannya. Ia tak segan mengirim siapa saja yang menunjukkan penurunan performa.

“Kami tidak bisa bersantai sedetik pun. Kami selalu bisa lebih baik dan itu targetnya.," kata Guardiola di situs resmi klub.

“Sebanyak apa pun kemenangan, kami harus menuntut dan melampaui para pemain dan mengatakan kami bisa melakukan yang lebih baik.“

"Ketika saya merasa bahwa setiap pemain berpikir bahwa pekerjaan telah selesai, orang-orang ini tidak akan bermain," tambahnya.

Guardiola tampaknya tidak mau ritme permainan yang sudah terbangun kembali rusak karena para pemain sudah merasa puas. Manchester City memang butuh tampil di level tertinggi bukan hanya demi menjuarai Premier League tapi juga Liga Champions yang begitu didambakan.

Musim ini bisa menjadi kesempatan terbaik bagi Guardiola untuk mempersembahkan trofi Liga Champions. Semakin cepat Manchester City mengunci gelar Premier League maka ia bisa segera mengalihkan fokus ke kompetisi antarklub elite Eropa tersebut.

Derby Manchester

Manchester City akan melakoni duel krusial pada akhir pekan nanti. Mereka dijadwalkan menjamu Manchester United dalam lanjutan Premier League.

Kemenangan dalam laga bertajuk Derby Manchester tersebut akan memperbesar peluang juara mereka. Namun sebelumnya, pasukan Guardiola harus lebih dulu mengalahkan Wolverhampton pada Rabu (3/3) dini hari WIB.