BolaSkor.com - Beberapa tahun terakhir, panjang tebing jadi olahraga yang bisa mengharumkan nama Indonesia di dunia internasional. Kini lomba panjat tebing yang bertujuan mencari atlet potensial semakin banyak digelar.

Salah satunya garapan produsen lokal yang fokus kepada alat-alat petualangan alam tropis, Eiger. Mereka menggelar lomba panjat tebing bertajuk EIGER Independence Sport Climbing Competition (EISCC).

Acara yang rutin dilakukan setiap tahun, sudah memasuki tahun yang ke-13 di 2019 ini. Acara sendiri berlangsung mulai dari 15 -17 Agustus 2019.

Baca Juga:

Jika Stapac Mundur, IBL Sebaiknya Rayu CLS Knights Indonesia untuk Kembali

Turnamen ESport PUGB Mobile Rayakan HUT ke-74 RI bersama Para Veteran

Tempat lomba sendiri kembali berlangsung di Eiger Flagship Store, Jalan Sumatra Bandung. Fasilitas media papan panjat yang Eiger miliki di store Sumatra menjadi satu-satunya di Bandung yang memenuhi standar FPTI.

"Selain itu untuk peserta luar kota juga lebih mudah karena banyak penginapan di sekitaran arena pertandingan,” jelas Arif Husen, Marcomm Manager PT. EIGER MPI.

Dengan gelaran rutin yang sudah diadakan selama 13 kali, maka ajang ini menjadi salah satu ajang pencarian bibit unggul untuk atlet panjat dinding Jawa Barat dan Nasional.

“Peserta yang bisa ikut ajang ini adalah remaja berusia 14 tahun ke atas dan mengikuti kuota jumlah peserta yang sudah Eiger tentukan,” tukas Arif.

Untuk event kali ini, total peserta yang terdaftar ada sekitar 168 peserta, berasal dari 15 provinsi di Indonesia dan dua atlet asal Singapura.

“Untuk atlet asing sebenarnya sudah mulai banyak muncul semenjak gelaran EISCC yang ke-11. Artinya dari tingkat kesulitan, sampai hadiah yang disediakan sudah menjadi daya tarik untuk atlet asing,” tambah Arif lagi.

Total hadiah sendiri untuk event 3 hari ini total ada 75 juta rupiah, berupa 60 juta dalam bentuk cash, dan 15 juta rupiah dalam bentuk produk.*