BolaSkor.com - Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, mengaku tidak bisa mengambil apa pun untuk dipelajari dari kemenangan Barcelona melawan Real Madrid. Ia yakin Ancelotti akan memainkan taktik berbeda.

Manchester City diprediksi akan melakoni laga sulit di markas Real Madrid pada leg kedua semifinal Liga Champions 2021-2022, di Santiago Bernabeu, Kamis (5/5). Meskipun menang pada pertandingan pertama dengan skor 4-3, tentunya The Citizens belum aman.

Terlebih, sangat sedikit klub yang bisa mengalahkan Madrid di kandangnya. Satu di antara sedikit itu adalah Barcelona yang menekuk El Real empat gol tanpa balas pada Maret.

Baca Juga:

Man City 4-3 Real Madrid: The Citizens Menangi Drama Tujuh Gol

Man City 4-3 Real Madrid: Sajian Istimewa untuk Penggemar Sepak Bola

Deretan Fakta Menarik Laga Man City Vs Real Madrid: Banjir Rekor

Namun, Guardiola merasa laga tersebut tidak bisa dijadikan bahan pelajaran. Sebab, ketika itu Madrid tidak diperkuat Karim Benzema.

"Saya hanya melihat cuplikan. Saya tidak melihat pertandingan secara penuh dan detail." ujar Guardiola ketika ditanya apakah bisa menggunakan duel Barcelona melawan Real Madrid sebagai referensi untuk menemukan celah.

"Saya tahu Ancelotti melakukan sesuatu yang biasanya tidak dilakukan secara taktik. Saya tidak bisa mengambil apa pun dari itu untuk membantu kami dalam pertandingan kali ini."

Guardiola pun juga mengakui jika Carlo Ancelotti sangat ahli dalam meremu strategi. Don Carlo merupakan pelatih pertama dalam sejarah sepak bola yang meraih trofi di lima liga top Eropa.

"Selamat kepadanya karena memenangi LaLiga yang dilakukan pekan lalu. Saya juga meraihnya bersama Barcelona," jelas Guardiola.

"Saya mengagumi Ancelotti. Dia telah berkeliling dunia dan melatih tim yang fantastis. Sebagian dari itu adalah dia orang yang luar biasa."

"Saya bersua dengannya bertahun-tahun yang lalu. Setiap kali bertemu, Ancelotti selalu tenang dan mengendalikan emosinya dengan sempurnya," kata Guardiola.