BolaSkor.com - Proses pemilihan Presiden Barcelona dipastikan berlangsung lebih cepat dari jadwal semula. Hal itu tak lepas dari mundurnya pemimpin klub Catalunya saat ini, Josep Maria Bartomeu.

Masa jabatan Bartomeu harusnya baru berakhir pada tahun depan. Namun keputusan pengunduran diri yang mengejutkan baru saja dibuatnya.

Keputusan mundur Bartomeu tak lepas dari munculnya mosi tidak percaya dari anggota klub Barcelona termasuk suporter kepada dirinya. Aksi ini lahir akibat serangkaian kebijakan kontroversial sang presiden yang berefek menurunnya performa klub.

Baca Juga:

Nasib Barcelona setelah Ditinggal Josep Maria Bartomeu

Derasnya Desakan dari Fans Barcelona, Josep Maria Bartomeu Tinggalkan Jabatan Presiden

Mantan Orang Dalam Ungkap Barcelona Pernah Tolak Pogba dan Haaland

Dengan mundurnya Bartomeu, maka Barcelona diwajibkan melakukan pemilihan presiden selambat-lambatnya hingga 90 hari ke depan. Hal ini sesuai dengan regulasi yang sudah diatur sebelumnya.

Dilansir dari Mundo Deportivo, persaingan untuk menjadi orang nomor satu Barcelona diprediksi akan berlangsung sengit. Kandidat yang mencalonkan diri bisa lebih dari tiga orang.

Sejumlah nama yang sudah mengumumkan keinginannya untuk maju dalam bursa pencalonan adalah Víctor Font, Toni Freixa, Jordi Farre, Agustí Benedito dan Lluís Fernández Ala. Kelimanya bahkan sudah mempunyai program andai terpilih.

Victor Font termasuk orang yang cukup matang dalam mempersiapkan diri untuk maju dalam pemilihan presiden Barcelona. Salah satu janji kampanyenya adalah membawa pulang Xavi Hernandez dengan menunjuknya sebagai pelatih.

Sementara tiga nama lain yaitu Freixa, Farre, dan Agusti Benedito juga tak bisa dipandang sebelah mata. Ketiganya sudah pernah mencalonkan diri dalam pemilihan presiden periode sebelumnya.

Lluís Fernández Ala bisa dibilang menjadi pendatang baru dalam bursa pemilihan ini. Namun latar belakangnya sebagai pengusaha bisa menjadi solusi instan krisis keuangan yang menimpa Barcelona.

Selain lima orang di atas, beberapa nama lain juga masih berpeluang mencalonkan diri. Salah satu yang langkahnya paling ditunggu tentu Joan Laporta.

Laporta yang pernah menduduki kursi presiden memang sempat mengutarakan keinginannya untuk kembali mengemban jabatan tersebut. Ia dikenal kerap mengkritik kepemimpinan Bartomeu.

Pemilihan presiden Barcelona tentu akan berdampak langsung kepada kondisi internal El Barca. Salah satunya terkait masa depan Lionel Messi yang diambang pintu keluar.