BolaSkor.com - Carlos Carvalho de Oliveira mengaku sudah menyiapkan diri sebaik mungkin begitu menyetujui proposal penawaran yang dilayangkan Arema FC. Ia dikenalkan tim tepat dua pekan jelang lanjutan Liga 1, Kamis (17/9) lalu.

Hal paling utama yang dipertimbangkan adalah keberadaan Aremania. Ya, suporter tim Singo Edan itu dikenal militan dan cukup kritis dalam menanggapi setiap performa tim dalam perjalanan kompetisi.

Sudah berapa kali pelatih atau pemain, yang memilih jalan terbaik pasca diterpa kritik pedas suporter. Pemecatan atau pengunduran diri menjadi opsi terbaik bagi mereka dalam beberapa musim belakangan.

Baca Juga:

Arema FC Serba Dilema dengan Melepas Dua Pemain Muda Brasil

Aji Santoso Buka Peluang Daftarkan Dua Pemain EPA Persebaya

"Saya menganggap kritik suporter itu justru bagus, selama bertujuan baik untuk membangun klub ini. Jadi, saya tidak masalah dengan tekanan suporter," ujar Carlos Carvalho de Oliveira.

Jangan kan berada di posisi bawah klasemen, kalah selama tiga pertandingan beruntun saja, bukan tidak mungkin posisinya sebagai pelatih di Arema FC akan digoyang.

"Saya punya pengalaman sebagai pelatih sekitar 20 tahun. Sepak bola di Brasil dan negara lain, tentu tingkat tekanannya berbeda," ujar Carlos.

"Tapi khusus di sini, saya sangat senang dengan keberadaan Aremania. Bagaimana mereka bisa membuat stadion penuh di setiap pertandingan," lanjut juru taktik kelahiran Brasil, berusia 59 tahun tersebut.

Carlos Carvalho De Oliveira bakal melanjutkan tingkat estafet yang ditinggalkan Mario Gomez. Tiga pekan awal Liga 1, Arema FC hanya meraup 3 angka dan menduduki peringkat 12 pada klasemen sementara. (Laporan Kontributor Kristian Joan/Malang)