BolaSkor.com - Mantan pembalap Ducati, Casey Stoner, menyesali keputusan yang diambil eks timnya tersebut. Stoner menilai, kehilangan Andrea Dovizioso merupakan blunder.

Dovizioso dipastikan tidak memperpanjang kontrak dengan Ducati. Rider asal Italia itu hanya akan membalap hingga MotoGP 2020 berakhir.

Usut punya usut, Dovizioso tak setuju dengan kontrak yang ditawarkan Ducati. Runner up MotoGP 2019 itu ingin kenaikan gaji.

Namun, permohonan itu tak bisa dikabulkan Ducati. Tim yang bermarkas di Bologna itu disinyalir tengah mengalami kesulitan finansial akibat pandemi virus corona.

Akan tetapi, keputusan tidak memperpanjang kontrak Dovizioso dianggap blunder Stoner. Selain Dovizioso, belum ada pembalap Ducati yang bisa memberi hasil positif, bahkan Valentino Rossi sekalipun.

Baca Juga:

Breaking News: Andrea Dovizioso Dipastikan Mundur dari Ducati

FP3 MotoGP Austria: Vinales Mulai Tebar Ancaman, Rossi Tak Lolos Q2

“Hanya opini saya, tetap saya tidak percaya Ducati bisa kehilangan pembalap seperti Dovizioso,” ujar Stoner dikutip dari Autosport.

“Saya rasa, Ducati perlu sadar dalam beberapa hal, bahwa hasil yang didapat selama ini merupakan kerja keras pembalap, bukan lubang angin. Jadi, sebaiknya mereka mendengarkan pembalap,” imbuh dua kali juara dunia MotoGP tersebut.

Sejak era Stoner, Ducati tak mampu bersaing menjadi juara dunia. Bahkan, Rossi tak mampu menjinakkan Desmosedici.

Bersama Dovizioso, Ducati kembali ke papan atas. Rider asal Italia itu terbukti sukses menjadi runner up MotoGP dalam tiga musim beruntun.