BolaSkor.com - Sakit menyayat hati dirasakan bek sayap kiri Persib Bandung, Tony Sucipto, dengan peristiwa bom yang terjadi di Surabaya. Terlebih Kota Pahlawan adalah Kota kelahirannya.

Seharusnya bom itu tidak perlu terjadi, lantaran tidak ada ajaran dalam agama manapun yang membiarkan mahluknya melakukan aksi tersebut apalagi sampai melakukan bom bunuh diri.

"Sangat menyayangkan pastinya. Tidak seharusnya terjadi karena kita sesama manusia. Dan tidak ada ajarannya untuk bom bunuh diri," ungkap Tony di Stadion SPOrT Jabar, Jalan Arcamanik Kota Bandung, Senin (14/5).

Hingga kini bek kiri bernomor punggung 6 ini masih kerap memantau perkembangan atas tragedi bom yang sudah menewaskan belasan orang dan puluhan orang mengalami luka tersebut.

"Keluarga saya juga tinggalnya ada yang dekat dengan kejadian tepatnya di Gereja Santa Maria. Tapi Alhamdulillah tidak ada yang terkena," katanya.

Oleh karena itu, Tony berharap bom tidak terjadi lagi. Tak hanya di Surabaya namun juga di seluruh Indonesia.

Bahkan imbasnya, laga Persib kontra Persebaya yang dijadwalkan akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Sabtu (19/5), harus ditunda karena status Surabaya yang Siaga 1.

"Untuk masyarakat Surabaya menurut pribadi lawan teroris. Surabaya WANI (berani)," pungkasnya. (Laporan Kontributor Gigi Gaga/Bandung)